Suara.com - Sekuel film Negeri 5 Menara bersiap tayang dalam waktu dekat. Film tersebut berjudul Ranah 3 Warna yang masih diangkat dari novel laris karya, Ahmad Fuadi.
Kali ini, Ranah 3 Warna akan mengisahkan seorang bernama Alif Fikri yang selalu diuji kesabarannya.
"Intinya, Ranah 3 Warna itu merupakan kisah manusia yang sudah berusaha habis-habisan, capek luar biasa, sudah Man Jadda wa Jadda, tapi belum berhasil," ujar Ahmad Fuadi saat berbincang di kediamannya belum lama ini.
"Saya menulis novel dan buku dengan sebuah niat, apa yang saya sampaikan dengan tulisan itu ada manfaatnya buat banyak orang, termasuk buat saya sendiri dan untuk kebaikan," sambungnya lagi.
Selanjutnya, Arbani Yasiz ditunjuk sebagai bintang utama bernama Alif Fikri. Dia pun bersyukur bisa diajak bergabung dalam film tersebut.
"Ada kalimat yang paling jitu, sesuai dari buku, Man Shabara Zhafira. Kadang saya suka menjalani sabar dengan cara yang salah. Dari film ini saya belajar banget bagaimana sabar yang benar," ujar Arbani Yasiz.
Kendati begitu, dia tidak memungkiri tetap ada kendala yang berarti ketika membintangi film itu. Satu di antaranya masalah bahasa.
"Saat reading sempat bikin saya stres, saat syuting hari terakhir pun stres. Berhasil nggak ya saya memerankan karakter Alif? Alhamdulillah, semua tantangan bisa dilewati," ujar Arbani Yasiz.
"Alif beraksen Minang, bisa Bahasa Arab, Prancis dan Inggris. Jadi tantangannya banyak sekali yang saya pelajari agar bisa menjadi seorang Alif. PR saya banyak banget untuk memerankan Alif," imbuhnya.
Baca Juga: Alif Fuadi Beri Bocoran: Novel Ranah 3 Warna Akan Difilmkan
Jika tidak ada halangan, film Ranah 3 Warna yang diproduksi MNC Pictures ini akan tayang di bioskop pada 25 Juni 2020.
Berita Terkait
-
Arbani Yasiz Lamar Yasmin Napper di Masjid, Penonton Bakal Baper
-
Musuh Dalam Selimut: Kisah Pengkhianatan dengan Plot Twist yang Meledak
-
Totalitas Akting di Musuh Dalam Selimut, Muka Megan Domani Lebam-Lebam Terkena Pukulan Yasmin Napper
-
Musuh Dalam Selimut: Saat Rumah Tangga Sempurna Berubah Menjadi Labirin Teror Psikologis
-
Tayang Januari 2026, Musuh Dalam Selimut Tampilkan Teror Nyata Pengkhianatan Orang Terdekat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Nia Ramadhani Mendadak Harus Operasi, Sakit Apa?
-
Komentari Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Sabrina Chairunnisa Ingatkan Bahaya Pamer di Medsos
-
Berat Badan Naik Drastis, Tina Toon Sempat Tak Percaya Diri Sampai Pilih Rahasiakan Kehamilan
-
Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR
-
Habib Ja'far dan Coki Pardede Akhirnya Reuni, Kasus Onad jadi Titik Balik
-
Undangan Bocor, Virgoun Dikabarkan Menikah dengan Lindi Kamis Pekan Ini
-
Jadi 'Tokek' di Ghost in the Cell, Aming Bakal Pamer Lekukan Tubuh Eksotis: Karakter Paling Unyu
-
Belajar dari Pengalaman Pribadi, Al Ghazali Tegas Tak Akan Tampilkan Wajah Anak Demi Jaga Privasi
-
Ibu Kandung Nizam Syafei Ungkap Fakta Pilu: Selama Ini Dibohongi Bahwa Dirinya Sudah Meninggal
-
Betrand Peto Jadi 'Alarm' Sahur Ruben Onsu: dari War Takjil Hingga Ketagihan Nasi Briyani