Suara.com - Penyanyi Yuni Shara mengaku prihatin dengan penolakan masyarakat terhadap jenazah pasien positif virus corona (Covid-19) yang terjadi di beberapa daerah.
"Untuk kejadian yang banyaknya penolakan jenazah itu sangat memprihatinkan. Kalau saya sih sangat prihatin kalau misalnya ada yang mengalami seperti itu," kata Yuni Shara kepada Suara.com, Senin (6/4/2020).
Menurut perempuan kelahiran 3 Juni 1972 ini, pasien positif virus corona (Covid-19) yang diisolasi saja sudah tersiksa karena harus berpisah dari keluarga.
"Karena kondisi orang yang sakit sebenarnya sudah diisolasi saja sudah sangat menderita. Karena enggak bisa ketemu sama keluarga harus sendirian," ujar ibu dua anak ini.
Yuni Shara tidak bisa membayangkan dirinya berada di posisi keluarga yang ditinggal meninggal dan masih disulitkan dengan adanya penolakan jenazah.
"Belum pernah kan kejadian seperti itu. Itu enggak ketemu lagi selama-lamanya dalam kondisi yang seadanya. Tempatnya mungkin yang disiapkan di situ tapi enggak bisa di situ. Jadi sebanarnya sangat tersiksa, maksudnya kasihan," tutur Yuni Shara.
Pelantun lagu "Desember Kelabu" ini pun mengimbau agar masyarakat dapat berempati kepada keluarga yang ditinggalkan. Sebab, kehilangan orang tercinta sudah cukup menyakitkan.
"Jadi ini dimohon untuk tidak melakukan seperti itu. Karena kalau misalnya ada keluarganya yang digituin juga akan sedih pasti, menyakitkan, jadi jangan ditambah-tambahi dengan hal-hal seperti itu. Toh kan ada yang ngurus," ucap Yuni Shara.
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci