Suara.com - Ajang kompetisi Virtual Photoshoot Interaktif NETZME Seri Perdana bareng Sandy Rachel memasuki babak akhir. Kini sisa delapan peserta yang lolos ke tahap selanjutnya.
Mereka adalah Deni Priyo, Adi Setiawan, Yanuar Riyanto, Sony Bagus, Agung Setiawan, Leonard Harris, Novianti Johan dan Mardani.
Menurut Hudan Alamsyah selaku perwakilan dari NETZME, para peserta yang berhasil lolos akan bersaing dalam bentuk voting di akun NETZME Official. Voting terbanyak akan dinobatkan sebagai juara.
“Jadi ke-8 peserta yang telah lolos seleksi, karya-karya mereka kami posting di akun Netzme Official untuk mendapatkan voting sebanyak-banyaknya dari para user NETZME maupun masyarakat luas lainnya," tutur Hudan Alamsyah dalam surel yang diterima Suara.com pada Senin (8/6/2020).
"Pokoknya dijamin fun dan beda dari voting-voting biasanya. Voting-nya sendiri berlangsung hingga tepat tengah malam hari ini, Senin 8 Juni 2020," sambungnya lagi.
Voting ini melalui fitur TruLike dari Aplikasi NETZME. Untuk memberikan TruLike akan dikenakan biaya mulai dari kelipan RP 100. Periode ini berlangsung selama dua hari sampai 8 Juni 2020.
Hingga kini, keempat peserta yakni Mardani, Deni Priyo, Adi Setiawan dan Yanuar Riyanto saling susul menyusul mendapatkan TruLike terbanyak.
“Kami masih menunggu hasil akhir hingga tengah malam hari ini, semua kemungkinan bisa terjadi tergantung seberapa besar antusias masing-masing peserta mempromosikan hasil karyanya kepada masyarakat luas dan juga apresiasi serta respon dari masyarakat luas, khususnya pengguna NETZME atas hasil karyanya.” terang Hudan Alamsyah.
Para pemenang akan diumumkan pada 10 Juni 2020 dengan total hadiah Rp 1 juta. Lalu mereka juga berkesempatan menjadi mitra fotografer resmi untuk NETZME dalam kompetisi berikutnya.
Baca Juga: Kantongi Izin BI, Netzme Siap Lanjutkan Program 1000 Kampung Digital
Kompetisi ini mendapat dukungan langsung dari Suara.com, Hitekno.com serta MataMata.com. Selanjutnya sebagian hasil penjualan tiket bakal didonasikan melalui Human Initiative Indonesia.
Berita Terkait
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
-
Netzme Dorong Digitalisasi UMKM Lewat QRIS TAP di NumoFest 2026
-
QRIS Antarnegara Hadir di Jepang, Netzme Dorong UMKM Indonesia Go Global
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan