Suara.com - Ascada musik, sebagai label musik yang bertanggung jawab atas peredaran video klip terbaru Via Vallen dan Dyrga Dadali, 'Kasih Dengarkanlah Aku' buka suara mengenai dugaan plagiat yang mirip dengan lagu 'Above The Time' kepunyaan artis Korea, IU.
Melalui kolom komentar video klip, Kasih Dengarkanlah Aku, pihak Ascada Musik menyampaikan dua point penting terkait dugaan plagiat.
Dalam point pertama, pihak label memastikan konsep video klip murni dari sang sutradara.
"Bahwa pihak management, menerima seluruh konsep/ide video klip yang ditawarkan dari sutradara. Ada pun kemiripan dengan video klip lain, kami pihak manajemen sama sekali tidak mengetahuinya," tulisnya, Sabtu (24/10/2020).
Sampai saat ini pihak manajemen masih menunggu klarifilasi terkait dugaan plagiat terhadap lagu 'Above The Time'.
"Pihak manajemen sedang meminta klarifikasi dari pihak sutradara," sambungnya.
Selain itu, label musik Ascada memastikan Via Vallen dan Dyrga Dadali hanya mengikuti arahan sutradara. Mereka tidak tahu adanya kesamaan dengan video klip asal Korea Selatan.
"Via Vallen dan Dyrga Dadali sebagai pemeran utama hanya menjalakan tugasnya sebagai talent. Seluruh aktifitasnya diarahkan oleh sutradara," jelasnya.
Selain itu, pihak Ascada juga memastikan dua artisnya tidak turut dalam memberikan ide dalam proses pembuatan video klip tersebut.
Baca Juga: Secawan Madu Bikin Kristina Sewot dengan Via Vallen
"Kedua artis tersebut tidak turut serta berperan dalam menentukan konsep ide video klip," tutup komen tersebut.
Sebelumnya, Via Vallen mendapat hujatan terkait video klip single terbarunya yang diduga menyerupai Above The Time' kepunyaan artis Korea, IU.
Para penggemar penyanyi Korea Selatan, IU bahkan melaporkan video musik itu ke agensi artis bernama asli Lee Ji Eun.
Mereka memprotes plagiasi seratus persen dari konsep video musik Kasih Dengarkanlah Aku yang baru saja dirilis Via Vallen pada Jumat, 23 Oktober 2020.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Review Marty Supreme, Film dengan 9 Nominasi Oscar yang Siap Tayang di Bioskop Indonesia
-
Sony Pictures Siap Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Jadi Produser
-
Buruan Serbu! Hari Terakhir Diskon 50 Persen Tiket Nonton di m.tix Spesial HUT BCA
-
Kisah Inspiratif Lipay Xia, dari Titik Terendah hingga Sukses di Dunia Cosplay dan E-Sport
-
Viral Video WNI di Jepang Ronda Sahur, Warganet Indonesia Ikut Minta Maaf
-
Kontroversi LPDP Berlanjut, Cindy Fatikasari Ungkap Pindah ke Kanada Tanpa Dana Negara