Suara.com - Pasangan Pablo Benua dan Rey Utami memang penuh kejutan. Setelah sempat menyatakan ingin cerai, Rey dan Pablo kemudian membuat citra seolah mereka adalah sejoli yang tidak bisa dipisahkan.
Seperti diketahui, sejak masih sama-sama di dalam penjara, Pablo Benua mengumumkan kalau rumah tangga mereka tengah berada di ujung tanduk. Rey Utami bahkan menegaskan, bakal langsung menggugat cerai ketika sang suami bebas dari penjara.
Rey Utami malah tak menutup kalau ada perempuan yang tengah dekat dengan Pablo Benua. Bahkan perempuan tersebut kerap menjenguk Pablo di dalam tahanan.
Tak ada angin atau hujan, tiba-tiba Rey Utami membuat pernyataan yang berbeda 180 derajat dari sebelumnya. Perempuan 33 tahun ini mengaku tak mau dipisahkan dari Pablo Benua. Ia sangat mencintai sang suami. So sweet.
"Alasannya banyak sekali (ingin mempertahankan rumah tangga). Di antaranya pasti aku masih sangat sayang sama dia," ujar Rey Utami di cahnnel YouTube-nya, yang diunggah baru-baru ini.
Rey Utami kemudian mengenang, 16 bulan ia merasakan kepahitan bersama lantaran kasus "ikan asin" yang membuat mereka sama-sama di penjara. Hal itu yang membuatnya yakin untuk tidak berpisah dari Pablo Benua.
Soal perempuan yang sempat membuat panas hatinya, Rey Utami seolah baru sadar, bahwa sang suami dipengaruhi si perempuan itu dan telah dibisiki hal-hal negatif oleh si pelakor, yang entah seperti apa sosoknya.
Rey Utami kemudian menegaskan tak mau bercerai dari suami. Bahkan bila Pablo Benua mau nikah lagi dan ia dipoligami, perempuan berhijab itu mengaku siap. Syaratnya, "jangan ceraikan aku."
"Kalau dia punya hubungan dengan wanita lain seperti sebelumnya, aku sangat rela dan ikhlas, kalau misalnya dia cintanya terbagi. Tapi aku mohon untuk tidak menceraikan aku dan meninggalkan anak-anak," tutur Rey Utami.
Baca Juga: Alasan Rey Utami Menolak Bercerai dari Pablo Benua
Rey Utami punya alasan begitu mencintai Pablo Benua. Baginya, Palbo adalah sosok suami yang sangat sempurna. Tidak saja baik kepada anak dan istri, tapi juga memiliki kepedulian yang tinggai terhadap sesama.
"Mungkin teman-teman semua hanya melihat dari sisi bahwa Pablo itu arogan, kemudian dia juga emosional. Aslinya tidak seperti itu. Dia sangat penyayang, pintar, dan dia sangat peduli terhadap siapapun. Terhadap istri, anak, karyawan, teman serta keluarga," kata Rey Utami dengan penuh puja-puji.
Rey Utami mengatakan bahwa Pablo Benua memiliki rasa iba yang tinggi. Sehingga siapapun yang meminta bantuan padanya pasti akan ditolong.
"Saat dia melihat karyawan, teman dekat, atau keluarga dia terkena musibah atau ujian, dia tidak segan-segan untuk menolong orang itu tanpa pamrih. Dan rasa ibanya itu sangat tinggi," ucap Rey Utami.
"Teman-teman semua mungkin tidak melihat sosok itu, karena di sosial media tidak terlihat. Padahal, aslinya tidak seperti yang diberitakan. Dia orangnya baik, hanya saja pendiriannya keras," ujar Rey Utami melanjutkan.
Rey Utami bebas dari Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur pada 8 November 2020. Sebelumnya, Rey Utami divonis 16 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas kasus pencemaran nama baik terhadap Fairuz A Rafiq.
Dalam kasus yang sama, Pablo Benua divonis satu tahun delapan bulan penjara. Sementara Galih Ginanjar divonis penjara paling lama dua tahun empat bulan penjara.
Berita Terkait
-
Gebrakan Pablo Benua: Donasi Rp1 Miliar untuk Bangun Sekolah Hukum di Indonesia Timur
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Melki Bajaj Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Pengacara Korban Minta Segera Klarifikasi
-
Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
-
Pablo Benua dan Istri Dilaporkan ke Bareskrim, Kasus Apa?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hyunsuk CIX Gabung Study Group 2, Bakal Jadi Musuh Utama Hwang Minhyun
-
Hilang 3 Hari, Eks Sales Rokok di Nganjuk Ditemukan Terkubur Tak Wajar di Pekarangan Rumah
-
3 Zodiak Paling Dibenci karena Sifatnya yang Nyebelin, Ada Favoritmu?
-
Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional
-
Efek AS Blokir Selat Hormuz Sudah Terasa, Tanker Minyak Menuju Iran Lumpuh
-
Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia? Ini 5 Produk Lokal yang Murah
-
Gelegar Ledakan di Malam Sunyi: Toko Sembako di Mojoagung Ludes Terbakar, Satu Korban Terluka
-
Emas Diprediksi Meroket ke Level Tinggi Imbas Aksi Borong Bank Sentral Dunia
-
DPR Minta BPJS dan Danantara Bantu Pasar Modal Redam Dana Asing yang Keluar
-
Final Piala Dunia 2026 Hari Apa? Catat Tanggal, Jam, dan Cara Nonton Resminya