Suara.com - Warganet heboh soal vaksin virus corona berhubungan dengan Titan. Hal itu pun ditanggapi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo). Jadi, apa itu Titan? Simak penjelasannya di artikel ini.
Dalam siaran langsung vaksinasi covid-19 kemarin, akun YouTube Kemkominfo TV menanggapi candaan warganet soal vaksin virus corona yang dikaitkan dengan Titan.
"Sekali lagi, informasi untuk masyarakat. Yang disuntik vaksin tidak akan menjadi titan!" tulis Kemkominfo TV, dikutip Suara.com.
Bagi yang sudah nonton anime Jepang, Attack On Titan, Anda akan tahu bahwa Titan adalah makhluk raksasa. Mereka mengonsumsi makhluk hidup. Akan tetapi, kali ini mari kita coba cari tahu kenapa Titan dihubungkan dengan virus corona. Lah, apa itu Titan? Mengapa dikaitkan dengan vaksin virus corona?
Mula-mula ramai di Twitter. Akun @themekamu menulis, “Suntik vaksin bareng-bareng, kalau berhasil kita sehat bareng, tapi kalau gak berhasil kita jadi titan bareng-bareng”.
“Gak mau divaksin, nanti jadi titan,” cuit netizen dengan nama akun @b3b4n0rtu.
Jadi sebenarnya, hubungan antara Titan dengan virus corona itu dijembatani oleh joke-joke segar anak-anak Twitter.
Lalu apa itu Titan?
Titan atau Attack On Titan yang tayang di Netflix, Viu, dan saluran streaming merupakan karya Hajime Isayama. Attack on Titan berkisah tentang perjuangan Eren Yeager dan kawan-kawannya melawan titan yang menyerang tempat tinggal mereka.
Baca Juga: Terima 120 Ribu Dosis, Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Dimulai Hari Ini
Dalam film itu, Titan adalah makhluk raksasa yang secara fisik mirip dengan manusia. Bedanya, Titan memiliki bentuk tubuh yang tidak proporsional.
Mereka cacat menurut standar manusia. Misalnya, penampakannya kepala lebih besar daripada tubuhnya, lengan kecil, mulut sangat lebar dan sebagainya.
Hajime Isayama menggambarkan Titan tidak memiliki tujuan hidup selain memangsa manusia. Hanya manusia. Mereka tidak tertarik pada hewan atau pun tumbuhan.
Serum dalam Attack On Titan
Lalu, di sinilah hubungan virus corona dengan Titan jadi ramai. Suatu hari, dalam kisah Attack on Titan, muncul sebuah serum yang berkemampuan untuk mengubah manusia jadi Titan. Serum ini dapat bereaksi pada orang-orang bangsa Eldia, disebut juga Subject of Ymir.
Komposisi utama serum berasal dari cairan sumsum tulang belakang Titan. Serum ini cepat menguap setelah kontak dengan udara. Oleh karenanya, di dalam animenya, cairan ini disimpan dalam kontainer kedap udara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo
-
5 Tips Memilih Loose Powder yang Aman untuk Kulit Berjerawat, Hasil Flawless Tanpa Iritasi
-
Pakai Dokumen Palsu untuk Izin Tinggal, 10 WNA Investor Bodong Segera Diadili
-
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026
-
Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan
-
Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final