Suara.com - Mantan personel boyband BTOB, Ilhoon mengakui bahwa dirinya menggunakan ganja dalam audiensi di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, Kamis (22/4). Sebelum keluar dari BTOB, Ilhoon mendapat banyak perhatian fansnya. Simak profil Ilhoon Eks BTOB berikut ini.
Tahun lalu, Ilhoon terjerat kasus narkotika sehingga harus membuatnya keluar dari boygrup yang membesarkan namanya. Kuasa hukum Ilhoon dikutip dari media Korea Selatan mengungkapkan bahwa Ilhoon menyatakan dirinya dengan tulus bertobat dan meminta maaf.
Terkait hal itu, lalu siapakah sosok Ilhoon sebenarnya? Berikut profil Ilhoon eks BTOB.
1. Profil Ilhoon Eks BTOB
Pria bernama lengkap Jung Ilhoon ini lahir di Samseong-dong, Seoul, Korea Selatan, pada 4 Oktober 1994. Ilhoon pernah bersekolah di Hanlim Multi Art School lalu melanjutkan pendidikannya di Korea College of Media Arts jurusan akting.
Selanjutnya, ia bergabung sebagai salah satu member boyband BTOB. Namun, sebelumnya ia pernah mempromosikan dirinya sebagai penyanyi solo G.NA.
2. Menjadi Rapper hingga MC
Tak hanya dikenal sebagai rapper berbakat, Ilhoon juga mahir membawakan berbagai acara. Selain itu, ia juga bekerja sebagai salah satu dj di Idol Radio. Sosoknya yang ramah, rendah hati, dan selalu bersemangat membawakan berbagai acara membuat Ilhoon sukses jadi MC.
Baca Juga: Kurir Datang Antar Sabu ke Rio Reifan saat Polisi Masih di TKP
Pada 21 Desember, Cube Entertainment menyatakan bahwa Ilhoon BTOB ditangkap polisi setelah ketahuan menggunakan marijuana. Hal itu diselidiki dari kesaksian dan aktivitas pengecekan rekening bank yang digunakan Ilhoon untuk membeli ganja oleh beberapa kenalannya. Menurut pengakuan, Ilhoon telah menggunakan ganja selama 4-5 tahun lalu. Diketahui, Ilhoon membeli ganja dengan cryptocurrency untuk menghindari penggerebekan polisi.
4. Keluar dari BTOB
Setelah resmi dikonfirmasi bahwa Ilhoon terlibat kasus narkoba, ia pun memutuskan untuk keluar dari grup BTOB. Hal tersebut tentu mengecewakan para fans BTOB.
Itulah profil Ilhoon Eks BTOB yang baru saja mengakui dan meminta maaf karena telah menggunakan narkoba.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
-
Sidang Perdana, Ilhoon eks BTOB Akui Pakai Narkoba dan Minta Maaf
-
Profil Yoona SNSD, Penampakannya di Poster Film Miracle Tuai Pujian
-
Empat Kali Terjerat Kasus Narkoba, Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh
-
Polisi Masih di TKP, Kurir Datang Antar Sabu untuk Rio Reifan
-
Kurir Datang Antar Sabu ke Rio Reifan saat Polisi Masih di TKP
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak