Suara.com - Dengan jumlah penduduk yang amat besar, Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk menjadi negara dengan bisnis industri entertainment terbesar dan terbaik. Namun sayangnya, sektor industri ini belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Peluang itu juga menjadi perhatian, sekaligus mimpi bagi Kevin Hermanto. Kevin adalah seorang konten kreator, host, broadcaster yang telah menimba banyak pengalaman di industri hiburan Korea Selatan.
Bahkan hingga kini, lelaki kelahiran Palembang, 21 Juni 1990 masih terikat kontrak dengan salah satu stasiun tv terbesar di Korea Selatan, SBS.
Pengalamannya selama bekerja di pertelevisian Korea Selatan membuka mimpi Kevin Hermanto untuk membawa industri entertainment Indonesia bisa menyamai Korea Selatan. Melihat potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, Kevin yakin mimpinya buka sesuatu yang mustahil diwujudkan.
"Saya melihat banyak hal menarik yang bisa kita pelajari dari industri entertainment di sana untuk Indonesia," kata Kevin dalam bincang-bincang virtual, Selasa (25/8/2021).
Tahun 2019, Kevin bahkan menjadi on air Radio Announcer EBS Broadcasting Company, yaitu mengajar bahasa Indonesia untuk orang Korea Selatan di sana.
Di SBS Kevin menjadi broadcaster membawakan berita-berita tentang K-Pop di Korea Selatan dan tayang di Indonesia.
Kevin juga menjadi business freelance and artist Management Korea. Pengagum Jackie Chan dan Stephen Chow ini juga menjadi perwakilan Indonesia di salah satu variety show di JTBC Broadcasting Company. Variety show itu tayang 2017 populer di sana.
Baik SBS atau JTBC dikenal di Tanah Air sebagai pabrik banyak drakor yang disukai pemirsa Tanah Air dan dunia.
Baca Juga: 9 Artis Korea Punya Alergi Tak Biasa, Buah hingga Sinar Matahari
"Ada beberapa project yang ingin saya kerjakan dengan menggandeng artis Indonesia," kata lulusan Hanyang University di Seoul dan Sydney Institute of Business and Technology.
Sebagai main host/coordinator SBS Broadcasting Company yang berkedudukan di Seoul, Korea Selatan, Kevin diminta pihak SBS untuk mengajak artis-artis ternama di Indonesia, untuk bisa bekera sama di Korea.
Artis pertama yang akan digaet adalah Ayu Ting Ting. Pedangdut kelahiran Depok, 20 Juni 1992 ini telah mengiyakan ajakan kerja sama yang ditawarkan SBS.
"Mulainya awal tahun depan, masih disimpan bentuk kerja samanya. Yang pati tahun depan, sebelum pertengahan tahun lah," ucap Kevin Hermanto.
Kevin yakin apa yang menjadi kesuksesan di Korea Selatan seharusnya juga bisa diterapkan di Indonesia.
"Kita bisa belajar. Misalnya saja ya orang-orang kreatif di sana saat mengemas acara begitu detail dan terkonsep dengan fokus membuat acara menghibur dan semenarik untuk pemirsa TV," papar Kevin yang mengawali karier di dunia entertainment sebagai dancer di kota kelahirannya.
Selain profesioanlisme dan kerja keras para talent, salah satu penyebab sukses dunia hiburan di Korea Selatan adalah dukungan dari pemerintah. Kevin Hermanto mengakui, perizinan untuk membuat acara-acara seperti konser atau syuting film, sangat mudah didapatkan di Korea.
"Kenapa Korea itu bisa semaju sekarang, karena didukung oleh pemerintahnya. Kalau pemerintah nggak mendukung, dunia hiburan di Korea habis. Misalnya konser KPop minta izin, dikasih begitu aja. Izin apa gitu buat event internasional, pemerintah itu membantu," imbuh Kevin.
Kevin Hermanto ingin pelan-pelan membawa kebiasaan orang-orang Korea Selatan di Indonesia. Meski tak mudah, namun ia yakin hal itu akan berhasil dan industri entertainment Indonesia bisa menjadi besar seperti Korea.
Berita Terkait
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Hwang In Beom Menjadi Kunci Krusial Lini Tengah Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Akhirnya Sukses Comeback, Chung Ha Sempat Ngaku Reuni I.O.I Bikin 'Boncos'
-
Mitos Keuntungan Tuan Rumah Piala Dunia: Banyak yang Gagal, Cuma 6 yang Juara
-
Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Beban Berat Son Heung-Min hingga Krisis Striker Tajam
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix
-
Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi
-
Taktik Penyadapan FBI Guncang Sejarah Kriminal AS, Fokus Utama Dokumenter Fear City di Netflix
-
Mata Batin 2: Teror Arwah Darmah dan Rahasia Kelam di Panti Asuhan, Malam Ini di ANTV
-
Rambo: Last Blood: John Rambo Hadapi Kartel Narkoba Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Mocca hingga Harvey Malaiholo Bius Penonton Java Jazz 2026, Simak Momen Epik yang Bikin Baper!
-
Kronologi Suami Bunga Zainal Tertipu Rp2,3 Miliar: Modus 'Double Date' Berujung Cek Kosong
-
Angkat Kisah Pahlawan Cirebon, "Sangkala Nyimas Gandasari" Tampil di TIM
-
Bunga Zainal Berharap Oknum Polisi yang Terima Suap Kasus Suaminya Dipecat
-
Sampai Capek Nangis, Salshadilla Juwita Curhat Jadi Korban Perselingkuhan