Suara.com - Baim Wong bersyukur komplotan pelaku penipuan dengan mencatut namanya telah ditangkap polisi. Dia berharap kasus serupa tak terjadi lagi.
"Kasian orang-orang yang ditipu," kata Baim Wong saat ditemui di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (8/9/2021).
Ditangkapnya para pelaku menyusul laporan yang dibuat Baim Wong di Polda Metro Jaya beberapa bulan lalu. Dia memang langsung bergerak begitu tahu ada kasus penipuan berkedok give away dengan mencatut namanya.
"Penanggung jawab yang ditipu saya kumpulin, saya jadiin bukti dan mereka juga menjadi saksi," ujar Baim Wong.
Baim Wong sengaja bergerak cepat karena tak ingin namanya tercoreng gara-gara ulah pelaku penipuan. Meski lelah mengurusnya, dia tak masalah.
"Capek sih, karena saya harus bolak-balik, cuma ya demi itu, karena saya nggak mau diem juga dengan dianggep orang dengan isu ini," kata Baim Wong.
Diberitakan sebelumnya, Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro mengamankan 10 orang yang merupakan pelaku penipuan dengan mencatut nama Baim Wong.
Para pelaku menipu korbannya dengan kedok pemenang hadiah uang tunai senilai Rp 50 juta secara cuma-cuma alias giveaway.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, pengungkapan kasus ini berawal atas adanya laporan dari Baim Wong.
Baca Juga: Komplotan Penipu Pencatut Namanya Dibekuk, Baim Wong : Alhamdulillah
"Pelapornya adalah saudara Baim Wong sendiri dan WT," kata Yusri di kantornya, Selasa (7/9/2021).
Lebih lanjut kata Yusri, sindikat ini terbagi ke dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan dua dan delapan orang.
Persamannya, kedua sindikat ini menggunakan modus serupa. Mereka menjaring korban lewat pesan singkat atau SMS.
"Modusnya dia kirim SMS blast ke korban secara acak, random isinya selamat nomor anda dapat hadiah Rp50 juta give way dari Baim Wong," kata Yusri.
Jika korban percaya dengan sms tersebut, sindikat pelaku penipuan lantas meminta sejumlah uang.
Dalihnya, uang itu untuk biaya administrasi, pajak, hingga biaya peliputan untuk ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta.
Tag
Berita Terkait
-
Acha Septriasa Bahas Yellow Flag yang Sering Dianggap Sepele di Pernikahan
-
Suamiku Lukaku: Ketika 'Suami Idaman' Justru Menjadi Mimpi Buruk di Balik Pintu Rumah
-
Ulasan Film Suamiku Lukaku: Isu KDRT yang Diangkat dengan Sensitif dan Kuat
-
Paula Verhoeven Tunjukkan KTP Baru Berstatus Cerai Hidup
-
Film Terbaru Garapannya Diulas Negatif dengan Diksi Menohok, Baim Wong: Kaget Bacanya
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan
-
Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon
-
Danantara Mulai Bidik Saham BEI
-
Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar
-
TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama
-
Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
-
Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal