Suara.com - Indro Warkop bersama Lembaga Warkop DKI akhirnya buka suara terkait kemunculan Warkopi. Tiga pemuda yang punya kemiripan dengan Warkop DKI ini adalah Alfin (mirip Indro), Sepriadi (Dono) dan Alfred (Kasino).
Ketua Lembaga Warkop DKI, Hanna Sukmaningsih menjelaskan, mereka sebelumnya telah berkomunikasi dengan Patria TV, pihak manajemen Warkopi. Pertemuan digelar secara virtual pada 14 Agustus 2021.
"Pada saat 14 Agustus itu ada virtual meeting dari zoom antara pihak Patria TV dengan menejemen Om Indro. Di situ mereka minta ketemu langsung dengan Om Indro," kata Hanna saat konferensi pers virtual, Senin (20/9/2021).
Hanna yang merupakan anak dari mendiang Kasino Warkop, telah menjelaskan bahwa Patria TV harus bersurat melalui email ke Lembaga Warkop DKI jika ingin melanjutkan kontennya. Indro Warkop, tak bisa semena-mena memberikan izin karena Warkop DKI dipegang oleh lembaga.
Sayangnya, arahan dari Hanna itu diabaikan. Warkopi justri muncul diberbagai stasiun televisi tanpa meminta izin Lembaga Warkop DKI.
"Lalu berdasarkan dari urutan yang kita lihat, tanggal 6 September mereka sudah tampil di OVJ Trans7, lalu 9 September sudah ada di TransTV acara Brownis. Mereka baru kirim email ke lembaga itu saya terima tanggal 10 September," kata Hanna menerangkan.
"Jadi mereka sudah tampil dulu baru berkirim email, padahap di Zoom sudah dibilang jangan maju dulu, tahan dulu, karena yang memberikan izin ini bukan Om Indro, lembaga," sambungnya.
Pada 13 September 2021, Lembaga Warkop DKI membalas email Patria TV dan mejelaskan tentang kekayaan hak intelektual (HAKI). Mereka juga mengajukan beberapa pertanyaan dan mengimbau Warkopi agar menghentikan konten-kontenya sementara waktu.
"Intinya di situ kami bilang bahwa kami yang punya HAKI, lalu sebelum ketemu, supaya pertemuannya efektif kami mau tanya dulu beberapa hal. Terus kami juga bilang ini kan belum selesai, tolong jangan lanjutkan dulu kegiatnnya, tolong turunkan dulu materi yang sudah ada," kata Hanna.
Baca Juga: Indro Tegur Tiga Pria Mirip Warkop DKI, Ungkap Alasan Hingga Singgung Etika Berkesenian
Namun lagi-lagi, Patria TV, manajemen Warkopi mengabaikan arahan tersebut. Alih-alih meminta izin, mereka bersikeras ingin bertemu dengan Indro Wakrop.
"Tanggal 17 September mereka kirim email lagi, intinya tetap sama minta ketemu langsung tatap muka tanpa menjawab pertanyaan kami. Email pertama dan email balasan mereka juga tidak meminta izin apapun. Mereka cuma minta ketemu langsung, ketemu langsung itu aja," imbuh Hanna.
Akhir-akhir ini viral tiga orang pemuda yang mirip dengan komedian Warkop DKI. Tiga pemuda tersebut adalah Alfin (Indro), Sepriadi (Dono) dan Alfred (Kasino) dan membentuk grup dengan nama Warkopi.
Mereka bahkan sampai diundang di acara televisi karena saking viralnya. Banyak warganet yang setuju jika ketiga pemuda itu mirip dengan Dono, Kasino dan Indro.
Di tengah sambutan atas viralnya tiga pemuda mirip Warkop DKI ini, ternyata Indro yang merupakan personel asli Warkop mengungkapkan keberatannya.
Bukan tak suka ada pemuda yang mirip dengan personil Warkop DKI. Indro hanya ingin menegaskan bahwa Warkop memiliki HAKI (Hak Kekakayaan Intelektual).
Berita Terkait
-
Warkop DKI: Petualangan Kocak Trio Legend Berburu Cuan di Era Digital
-
Obsesi Viral: Bagaimana Film Baru Warkop DKI Menyentil Fenomena 'Haus Validasi' di Medsos?
-
Review Film Warkop DKI: Viralin DooOong, Penampilan Memuaskan Desta hingga Kejutan Asri Welas Cs
-
Film Warkop DKI Terbaru Hadirkan Sisi Tak Terduga Marsha Timothy, Asri Welas hingga Indy Barends
-
Gokil! Sutradara Pee Mak dan Aktor Ter Chantavit Ikut Garap Film Warkop DKI Viralin DOoOong
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan