Suara.com - Reza Rahadian baru-baru ini mengungkapkan bahwa neneknya hilang karena peristiwa G30S PKI. Meski demikian, Reza mengaku bisa bertemu neneknya saat berusia 16 tahun.
Kisah kelam G30S PKI dari sudut pandang nenek Reza Rahadian ini diceritakan oleh aktor tersebut lewat kanal kanal YouTube Anna Marsiana, Kamis, 30 September.
Nenek Reza Rahadian terpaksa menghilang pasca peristiwa G30S PKI agar keluarganya tidak diburu oleh pemerintah Orde Baru. Dia pun terpaksa menghabiskan puluhan tahun di luar negeri sebelum bisa menghubungi keluarganya.
Nama Fransisca Fanggidaej tidak tercatat dalam buku sejarah. Padahal beliau memiliki peran yang penting saat revolusi dan setelah Indonesia merdeka. “Dia Ikut berjuang dalam kemerdekaan Indonesia sejak muda. Jejaknya hilang sejak persitiwa 65 karena dekat dengan Soekarno yang riskan mendapat stigma kiri atau komunis,” dilansir dari kanal YouTube Anna Marsiana, Kamis, 30 September.
Fransisca lahir di keluarga intelektual sehingga mendapat pendidikan yang baik. Suatu kemewahan bagi kaum pribumi kala itu. Dia pun dijuluki sebagai anak Belanda Hitam.
Meski mendapat keistimewaan, hal itu tidak membuatnya berpihak pada pemerintahan kolonial. Ia ikut memperjuangkan kemerdekaan RI hingga terjun langsung ke pertempuran.
Setelah Indonesia merdeka, Fransisca pernah bergabung ke beberapa organisasi seperti DPRGR, MPRS. Dia juga menjadi jurnalis di Antara. Hingga diangkat sebagai penasihat Presiden Soekarno pada 1964.
Saat peristiwa G30S PKI meletus, Fransisca sedang mengikuti kongres organisasi wartawan di Chile. Khawatir dikaitkan dengan komunis, dia tidak kembali ke Indonesia.
Nenek Reza Rahadian tersebut menyembunyikan identitasnya dan berpindah ke beberapa negara tanpa memberi kabar sama sekali ke keluarganya di Indonesia. Saat ditanya alasannya, dia mengatakan agar keluarganya tidak ikut diburu oleh pemerintah saat itu.
Baca Juga: 3 Keluarga Artis Dianggap Terlibat G30S PKI, Salah Tangkap Hingga Orang Dekat DN Aidit
Fransisca Fanggidaej baru bisa menginjakkan kaki di Tanah Air pada 2003. Reza Rahadian baru bisa menemui nenek saat usianya 16 tahun. Mengenang momen tersebut, Reza mengaku situasi awalnya terasa aneh. Karena Fransisca sudah tidak lagi mengenali anaknya, apalagi cucunya.
Pada tahun 2012, Reza berkesempatan mengunjungi neneknya kembali saat syuting film Habibie& Ainun di Belanda.
Tapi ada pesan nenek yang dikenang Reza. “Oma bilang begini, ‘tetaplah mencintai negara ini. Bagaimana pun kondisi negara ini nantinya, jangan pernah berpikir pindah ke negara lain. Jangan pernah tinggalkan Indonesia. Berkaryalah melalui seni. Hindari penyakit meninggalkan bangsa di kala negara susah dan membutuhkan’.”
Lalu pesan menyentuh dan penting lainnya yang disampaikan oleh Fransisca adalah, “Merdeka itu pulang.” Fransisca meninggal dalam usia 88 tahun di Belanda.
Berita Terkait
-
MT Haryono Sosok Jenderal Sederhana, Gugur usai Ditembak di Rumahnya
-
Muhammad Hatta Lukman, Triumvirat PKI yang Terlupakan di Antara DN Aidit dan Nyoto
-
Kisah Gogor, Si Anak Macan Lawan PKI dan Sering Dengar Suara Penyiksaan di Markas PKI
-
Desak Ungkap Pelanggaran HAM, Pengamat: Peringatan G30S PKI Bukan Agenda Tahunan Semata
-
Lucu dan Menegangkan! Bocah Asal Solo Tendang Anggota PKI hingga Lari Tunggang-langgang
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Alami Masa Sulit, Rey Bong Bersyukur Temukan Sahabat Rasa Keluarga di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada