Suara.com - Spider-Man: No Way Home akhirnya merilis trailer kedua pada Rabu (17/11/2021). Baru dua jam diputar, video tersebut sudah disaksikan 10 juta kali di YouTube.
Video trailer Spider-Man: No Way Home memulai tayangannya dengan menampilkan sang bintang utama Tom Holland. Aktor yang memerankan Peter Parker alias Spider-Man ini terlihat murung dan wajahnya yang penuh luka.
"Sejak digigit laba-laba itu, aku hanya punya waktu satu minggu menjalani hidup yang normal," batin Peter Parker.
Peter Parker yang berubah menjadi Spider-Man itu menjalani hidupnya sebagai seorang pahlawan. Menyelamatkan kota dari penjahat, bahaya yang datang dan tentu saja melindungi sang pujaan hati, Michelle Jones (Zendaya).
Dalam film ini, Spider-Man bukan satu-satunya pahlawan, akan datang Doctor Strange, salah satu personel dari Avengers.
Sosok yang diperankan Benedict Cumberbatch itu menyinggung soal mantra yang dirusak Spider-Man. Gunanya agar semua orang lupa kepada si manusia laba-laba.
"Bersamaan dengan itu, kita kedatangan pengunjung," ucap Doctor Strange.
Kekacauan mulai timbul, hadir musuh lama Spider-Man, Dr. Octopus (Alfred Morina).
"Halo Peter," sapa pria itu kepada Spider-Man.
Baca Juga: Fakta Spider-Man No Way Home, dari Trailer Bocor hingga Kemunculan Doctor Strange
Tapi saat ia membuka topeng si manusia laba-laba, Dr. Octopus justru mengatakan, "kau bukan Peter Parker."
Video berdurasi 3 menit 4 detik itu tak hanya menampilkan huru-hara. Tapi kelucuan yang tersaji dari sosok sang Spider-Man.
Contohnya saja saat Peter Parker juga tak mengenali musuhnya. Ia bertanya dengan wajah bingung, "Maaf siapa namamu?"
"Dr Otto Octavius," jawab musuh Spider-Man.
Selain Dr Octopus, ada beberapa musuh yang harus dihadapi Spider-Man. Siapa saja diantaranya? Nantikan jawabannya di bioskop.
Rencananya, film Spider-Man: No Way Home bakal tayang 17 Desember 2021 di Amerika Serikat. Semoga saja jadwal ini bersamaan dengan hadirnya film tersebut di Indonesia.
Berita Terkait
-
Spider-Man 3 Malam Ini di Trans TV: Peter Parker Melawan Sisi Gelap, Arogansi, dan Dendamnya Sendiri
-
Spider-Man 2: saat Peter Parker Berada di Titik Terendah, Malam Ini di Trans TV
-
Spider-Man (2002): Mahakarya Sam Raimi yang Mengubah Wajah Sinema Superhero, Malam Ini di Trans TV
-
Kate Hudson Beber Pernah Ditawari Peran Mary Jane di Film Spider-Man
-
11 Film Blockbuster Paling Dinanti di 2026, Ada Avengers: Doomsday
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun