Suara.com - Sosok Iqlima Kim mendadak tenar karena statusnya yang pernah menjadi asisten pribadi Hotman Paris Hutapea. Namun sejak Maret 2022, ibu satu anak itu resmi mengundurkan diri sebagai aspri sang pengacara.
Dalam sebuah wawancara, Iqlima Kim menuturkan awal mula perkenalan dengan Hotman Paris. Peristiwa itu terjadi di salah satu tempat hiburan kawasan Jakarta.
"Berawal dari ketidaksengajaan, bertemu di salah satu kelab Jakarta, aku lagi di acara ulang tahun teman," kata Iqlima Kim dikutip dari tayangan Celeb 360 di Vidio.com, Jumat (15/4/2022).
Kala itu, Iqlima Kim bersama teman-temannya melihat sosok Hotman Paris. Mereka pun lantas berfoto dengan lelaki yang dijuluki Pengacara 30 Miliar tersebut.
Tak hanya sekadar foto, Hotman Paris juga meminta nomor telepon Iqlima Kim. Si perempuan itu pun dengan sukarela memberikannya.
"Dari situ kami komunikasi lewat WhatsApp, beliau ajak ketemu besoknya," kata Iqlima Kim.
Pertemuan Hotman Paris Hutapea dan Iqlima Kim terjadi di salah satu mall kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Berbeda dari sebelumnya, kali ini hanya Iqlima Kim yang datang menemui si pengacara.
"Beliau bilang, kamu jadi aspri ku ya yang ke-9," ujar Iqlima Kim.
Namun penawaran itu tidak tercatat dalam kontrak tertulis. Iqlima Kim mau saja dengan penawaran tersebut, mengingat sosok Hotman Paris Hutapea yang tersohor namanya.
Baca Juga: Terungkap Alasan Hotman Paris Hengkang dari Peradi
"Dia itu, aku akui pengacara hebat," puji Iqlima Kim.
Iqlima Kim mulai bekerja sebagai asisten pribadi Hotman Paris Hutapa. Tugasnya, mempersiapkan segala keperluan si pengacara.
"Seperti kebanyakan Aspri lainnya. Menemani beliau bekerja, membawa barang beliau, mengelap keringatnya, menemani beliau selama syuting," ujar Iqlima Kim.
Namun baru lima kali pertemuan, Iqlima Kim memutuskan mundur. Ia kerap cekcok dengan Hotman Paris dan tak terima dengan kata-kata yang menyakitkan hati.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
-
Seorang Ibu Curhat Anaknya Tewas Dikeroyok, Hotman Paris Minta Pelaku Segera Ditahan
-
Diminta Bantu Suster Natalia, Hotman Paris: Istana Perlu Turun Tangan!
-
3 Polisi Pemerkosa Cuma Dihukum Etik, Ibu Korban Minta Keadilan: Pak Kapolri Pakai Hati Nurani
-
Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!
-
Pro Kontra Foto Anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier: Nilai Seni vs Menyimpang
-
Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman
-
Selamat Jalan Legenda, James F. Sundah Pencipta Lagu Lilin Lilin Kecil Meninggal di New York
-
Tolong Carikan Kerja untuk Wanita Ini: Dia Dipecat Gara-Gara Tolak Ajakan Mesum Bosnya
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
-
Drama Harga Es Jeruk di Hammersonic 2026, Bos Promotor sampai Turun Tangan
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?