Suara.com - Medina Zein dijemput paksa polisi karena dua kali mangkir dipanggil sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Razman Arif Nasition sebagia pengacaranya tak keberatan jika Medina ditahan.
"Prinsip saya kalau Medi dinyatakan mampu mengikuti proses hukum, silahkan. Kalau tidak mampu jangan dipaksakan. Itu saja," kata Razman kepada Suara.com, Kamis (7/7/2022).
Ya, Razman lagi-lagi menyinggung gangguan bipolar yang diidap Medina Zein. Karena itu, dia minta penyidik agar lebih dulu membawa Medina Zein ke RS Polri Kramat Jati sebelum diserahkan ke kejaksaan.
"Penyidik setuju untuk mengecek bipolar dia," ujar dia.
Razman menjelaskan bahwa Medina Zein seharusnya masih rawat jalan dan melakukan kontrol dua minggu sekali. Karena itu, ia ingin memastikan kesehatan kliennya sebelum proses hukum berjalan.
"Jadi diperiksakan, apakah ini masih akut, setengah akut atau apa. Saya tidak ngerti deh diagnosa kedokteran ini," kata dia.
Marissya Icha melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya pada 5 September 2021 atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan ini tercacat dengan nomor LP/B4517/IX/2021/SPKT Polda Metro Jaya
Keributan mereka berawal saat Marissya Icha menyebut Medina menjual tas palsu ke beberapa figur publik, termasuk dirinya. Dia kemudian minta Medina agar mengembalikan duit yang telah dia bayar.
Alih-alih duitnya dikembalikan, Marissya Icha malah mendapat respons tak enak dari Medina Zein. Dia dan keluarganya dihina serta diancam.
Baca Juga: Medina Zein Dijemput Paksa Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik Marissya Icha
Berita Terkait
-
Video Pengakuan Cewek Ini Viral, Konflik Hotman Paris vs Razman Arif Nasution Kembali Memanas
-
Disentil Suka Ikut Nimbrung, Apa Jabatan Marissya Icha di Kantor Hukum yang Bela Inara Rusli?
-
Divonis Stroke, Razman Arif Nasution Ungkap Fakta Usai Cek ke Penang: Ada Bercak di Pembuluh Darah
-
Kini Jadi Terdakwa, Razman Arif Nasution Bikin Laporan Baru ke ES, SC dan A
-
Tiga Kali Kirim Surat Maaf, Razman Nasution Minta MA Agar Izin Advokatnya Kembali
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka