Suara.com - Komika Popon Kerok tengah ramai jadi pembahasan warganet, khususnya di media sosial Twitter. Hingga Selasa (1/11) pukul 17.00, nama 'Popon' muncul sebagai tren dalam topik Indonesia di Twitter.
Usut punya usut, materi stand up Popon tengah menjadi bahan perbincangan publik dunia maya. Ia dituduh dengan sengaja melancarkan ujaran kebencian kepada kelompok lesbian, gay, biseksial dan transgender atau LGBT.
"Gue paling gedek tuh surrogate mother diciptain buat pasangan normal yang gak bisa punya anak, mungkin karena mandul. Pasanan gay gak punya anak bukan karena mandul, gak ada tuh," kata Popon dalam potongan video yang dibagikan akun Twitter comika_id beberapa hari lalu.
Popon menambahkan dengan menyebut bahwa kelompok gay membuang sperma bukan di rahim perempuan, tapi di lubang anus.
"Sperma harus ketemu sel telur buat jadi anak. Ini sperma lu ketemu ta* (kotoran)," tambahnya yang kemudian disambut tawa dan tepuk tangan penonton.
Video tersebut pun menuai beragam komentar. Ada yang mendukung pernyataan Popon, namun lebih banyak yang menyerang materi juara kompetisi Stand Up Comedy Indonesia season 8 itu.
"Bisa gak sih gausah komentarin kebahagiaan orang lain? Toh itu kan gak ngerugiin elu, gak ngerugiin siapa-siapa. Mereka punya duit buat sewa rahim yaudah biarkan mereka berekspresi," tulis salah satu akun Twitter winnyi******.
"Boris Bokir komika asal Batak materinya tentang Batak ya karena dia emang orang Batak. Popon Kerok ini materinya gay mulu apa emang dia dari kaum LGBT juga kah?" tulis warganet lain memberikan pertanyaan retoris.
Di sisi lain, Ernest Prakasa ikut mengomentari perihal sosok Popon yang saat ini trending topic di media sosial. Di akun Twitter pribadinya, Ernest meminta publik untuk tidak menggeneralisasi semua komika atau stand up comedian.
"Lo boleh setuju sama Popon, lo boleh gak setuju sama Popon. Yang lo gak boleh, adalah menggeneralisir kami SEMUA komika. Yang itu plis banget jangan ya," tulis Ernest.
Berita Terkait
-
Datang Sendiri ke Bareskrim, Pandji Diperiksa Lagi soal Kasus Toraja
-
Tergiur Gaji Rp50 Juta, 3 Komika Justru Jadi Tumbal Pesugihan di Film Warung Pocong
-
Ramadan Super Sibuk, Oki Rengga Kerja Nyaris 24 Jam Demi Film dan Program Sahur
-
Dijuluki The Next Reza Rahadian Gegara Film Tayang Tiap Bulan, Oki Rengga: Aku Malu!
-
Misi Unik Fedi Nuril Main di Film Dark Comedy 'Gak Ada Matinya!'
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Sebulan Penuh Dibangunkan Sahur, Ruben Onsu Apresiasi Toleransi Betrand Peto
-
Heboh Kafe Tagih Biaya Lebaran ke Pelanggan, Ini Klarifikasinya
-
Diterpa Isu Murtad, Awkarin Balas Telak di Momen Lebaran
-
Ridwan Kamil Sampaikan Maaf di Momen Lebaran, Doakan Penyebar Hoaks Mendapat Hidayah
-
Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang
-
Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak iIstri Sah
-
Lebaran Kelabu Shyalimar Malik: Di Ambang Perceraian usai Bongkar Perselingkuhan Suami
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
-
Ayah Mertua Ungkap 'Mode Mute' Sheila Dara, Belum Siap Hadapi Media setelah Vidi Meninggal
-
Ria Ricis Akui Kesepian Jalani Idulfitri Cuma dengan Moana