-
Jaringan ilegal di Inggris memalsukan identitas gay migran demi mendapatkan suaka permanen.
-
Migran membayar ribuan poundsterling untuk dokumen palsu dan pelatihan wawancara imigrasi.
-
Data 2023 menunjukkan lonjakan klaim suaka seksual dari warga Pakistan dan Bangladesh.
Suara.com - Investigasi mendalam mengungkap skema penipuan masif di Inggris yang melibatkan migran asal Pakistan dan Bangladesh demi menghindari deportasi.
Praktik kotor ini dilakukan dengan memanipulasi identitas seksual migran menjadi penyuka sesama jenis agar memenuhi syarat pencari suaka.
Dikutip dari Times Of India, para penasihat imigrasi nakal memungut biaya fantastis demi menyusun narasi palsu yang terlihat meyakinkan di mata otoritas keamanan.
Fenomena ini mencoreng integritas sistem imigrasi Inggris yang selama ini memberikan perlindungan bagi kelompok rentan yang sebenarnya.
Keuntungan finansial dan akses fasilitas negara menjadi daya tarik utama bagi para migran untuk menjalani skenario penipuan ini.
Jaringan penasihat hukum ilegal ini mematok tarif hingga £7.000 atau sekitar Rp140 juta untuk satu paket klaim palsu.
Mereka memberikan panduan cara berakting sebagai gay serta menyediakan dokumen pendukung yang direkayasa sedemikian rupa.
Bukti yang disiapkan mencakup tiket acara komunitas tertentu hingga foto-foto di klub malam yang dikondisikan sebagai bukti orientasi seksual.
“Tidak ada pemeriksaan untuk mengetahui apakah orang tersebut gay. Yang utama adalah apa yang Anda katakan. Saya akan memberikan surat dari seseorang yang akan kami lampirkan dengan beberapa foto, dan orang tersebut akan menulis bahwa mereka telah melakukan hubungan seksual fisik dengan Anda,” ungkap seorang penasihat imigrasi.
Baca Juga: Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip
Penasihat tersebut meyakinkan bahwa risiko ini sebanding dengan hasil akhir berupa izin tinggal permanen di Inggris Raya.
Janji Manis Izin Tinggal Tetap
Selain izin tinggal, para migran dijanjikan hak untuk bekerja secara legal dan akses penuh terhadap tunjangan dari pemerintah.
“Aplikasi yang sukses akan sebanding dengan pekerjaan yang terlibat. Anda dapat tinggal di sini dan bekerja dan Anda juga berhak untuk mengklaim tunjangan,” tegas sang penasihat.
Bahkan, jaringan ini menawarkan opsi kepada migran untuk membawa pasangan asli mereka dengan skenario serupa yang tidak masuk akal.
Penasihat tersebut menyarankan agar istri migran dari negara asal juga mengklaim identitas lesbian demi mendapatkan perlindungan hukum yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara
-
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
-
Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok
-
Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB
-
Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Daun
-
Driver Ojol Dianiaya di Labuan Bajo, Sorotan pada Keamanan Destinasi Super Prioritas