Suara.com - Mantan petinggi OVO, Indrajana Sofiandi resmi ditahan atas kasus kekerasan terhadap anak. Kabar tersebut dibenarkan langsung oleh mantan istri Indrajana Sofiandi sekaligus pelapor dalam kasus ini, Keyla Evelyne Yasir, Sabtu (21/1/2023).
"All saya baru dapat kabar nih dari lawyer saya katanya tersangka sudah ditahan di Polres Jaksel, menurut info dari Kanit. Tapi saya akan coba cek langsung hari ini Mendatangi Polres Jaksel ya. Doain ya semua semoga itu kabar benar," tulis Keyla.
Diunggahan berikutnya, Keyla Evelyne Yasir membenarkan kalau Indrajana Sofiandi telah ditahan. Selain itu, Keyla juga mengabarkan kalau polisi akan menggelar konferensi pers sekaligus menampilkan Indra di hadapan wartawan.
"Tahanan akan dirilis atau dipertontonkan minggu depan, hari kerja (Selasa, 24 Januari 2022). Sabar ya semua, pasti akan dirilis kok. Suruh lepas masker kata wartawan yang akan minta ke Polres Jaksel," imbuh Keyla.
Kabar penahanan Indrajana Sofiandi dibenarkan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi. "Iya betul, sudah ditahan," tuturnya kepada Suara.com saat dikonfirmasi.
Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menahan Indrajana Sofiandi sejak 20 Januari 2023. "Dari Jumat kemarin," kata Nurma Dewi.
Sampai saat ini, Indrajana Sofiandi belum mengajukan penangguhan penahanan ke penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. "Belum ada," ucap Nurma Dewi.
Indrajana Sofiandi jadi sorotan usai video penganiayaan terhadap anak yang diduga ia lakukan viral di media sosial. Potongan tayangan diunggah oleh Keyla Evelyne Yasir yang ingin mencari keadilan untuk anaknya.
Keyla Evelyne Yasir juga sudah melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anak yang dilakukan Indrajana Sofiandi ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 23 September 2022.
Indrajana Sofiandi ditetapkan sebagai tersangka sejak 6 Januari 2023 usai hadir pemeriksaan sebagai terlapor sehari sebelumnya. Ia dikenakan Pasal 76C UU Perlindungan Anak dengan ancaman penjara 3,5 tahun.
Berita Terkait
-
Indrajana Sofiandi eks Petinggi OVO Ternyata Pernah Ditahan, Kasusnya Masih Kekerasan
-
Dilaporkan Balik eks Bos OVO Indrajana Sofiandi, Eks Istri Kantongi Ratusan Video Kekerasan
-
Ngaku Sakit, Indrajana Sofiandi Batal Diperiksa Kasus Kekerasan Anak
-
Diperiksa Hari Ini, Indrajana Sofiandi Siap Jika Langsung Ditahan
-
Diperiksa sebagai Tersangka Hari Ini, Eks Bos OVO Indrajana Sofiandi Beralasan Sakit
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Polisi Klaim 10 Jenazah Korban Kecelakaan KAI di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi
-
Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi
-
Harganya di Bawah Rp50 Juta, Ini Penampakan Cincin Nikah Syifa Hadju
-
Kronologi Kreator Konten Della Septiani vs Dealer BYD di Bali: Klaim Dicuekin Sales hingga Somasi
-
Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen
-
Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tergencet Hingga Terlempar Keluar
-
Mengapa Kereta Api Tak Bisa Mengerem Mendadak Meski Ada Bahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya