Suara.com - Usai kasus Kopi Sianida kembali diungkit melalui film Dokumenter Ice Cold, tak sedikit netizen yang meminta Otto Hasibuan sebagai kuasa hukum Jessica Wongso untuk mengangkat kembali kasus tersebut.
Sebab, orang-orang menilai cukup banyak kejanggalan dalam kasus Kopi Sianida yang membuat Jessica Wongso divonis 20 tahun penjara.
Bahkan, Otto Hasibuan dalam film dokumenter itu juga sempat menyatakan bahwa tidak ada satu bukti mutlak yang menunjukkan Jessica Wongso meracun Mirna Salihin menggunakan sianida.
Kejanggalan serupa juga turut disampaikan oleh Hotman Paris, yang bingung alasan Jessica Wongso dipenjara 20 tahun untuk suatu kesalahan yang belum terbukti.
Hotman Paris mengatakan tidak ada bukti kuat dalam kasus Jessica Wongso dan vonis jatuh hanya berdasarkan keyakinan hakim.
"Jessica Kopi sianida! Secara hukum pembuktian : tidak ada bukti! Tapi kenapa di hukum?" tulis Hotman Paris dalam unggahannya di Instagram.
Karena itulah, semakin banyak netizen yang mendesak Otto Hasibuan serta Hotman Paris membuka kembali kasus Kopi Sianida yang menjerat Jessica Wongso hingga muncul tagar #bebaskanjessicawongso.
"#bebaskanjessicawongso," kata @xyoan***.
"Semoga keadilan masih berpihak buat Jessica," sahut @lanlan***.
Baca Juga: Azizah Salsha Posting Foto di Taman Kota, Keberadaan Pratama Arhan Kena Sorot Warganet
"#bebaskanjessicawongso," imbuh @franco***.
Namun, Hotman Paris menegaskan bahwa kasus Kopi Sianida Jessica Wongso ini sudah sampai peninjauan kembali (PK) yang merupakan putusan tertinggi dan tidak bisa diubah lagi.
"Bagaimana caranya menyelamatkan Jessica yang divonis bersalah atas suatu perbuatan yang belum pasti bersalah," ujar Hotman Paris dalam unggahannya di Instagram, Selasa (3/10/2023).
"Karena, sudah tingkat putusan PK, sudah tidak bisa diubah lagi. Putusannya sudah tertinggi dan tidak bisa lagi diubah," lanjut Hotman Paris.
Berita Terkait
-
Isu Hubungan Sesama Jenis Jessica Wongso dan Mirna Salihin Tersorot Lagi Usai Film 'Ice Cold' Viral
-
Diangkat Film Dokumenter Ice Cold, Hotman Paris Ungkit Lagi Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso
-
Profil dan Agama Otto Hasibuan, Pengacara Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida
-
Tak Kalah dengan Hotman Paris, Segini Bayaran Otto Hasibuan Mertua Jessica Mila Untuk Tangani Satu Kasus
-
Diangkat di Film Dokumenter Kopi Sianida, Otto Hasibuan Mertua Jessica Mila Ternyata Punya Bisnis Lapangan Golf
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun