Suara.com - Lomba Sihir telah kembali. Setelah berhasil memukau blantika musik Indonesia dengan album perdana penuh pujian yang bertajuk Selamat Datang Di Ujung Dunia pada tahun 2021 silam, band alternative-pop yang beranggotakan Baskara Putra, Natasha Udu, Rayhan Noor, Enrico Octaviano, dan Tristan Juliano ini siap membuka lembaran kedua dalam diskografi mereka dengan karya musik bertajuk "Menit Tambahan".
Digadang sebagai lead single untuk album kedua mereka kelak, "Menit Tambahan" diluncurkan oleh label musik Sun Eater per tanggal 28 Juni 2024.
Selain single terbaru "Menit Tambahan", lembaran kedua Lomba Sihir juga akan turut dibuka dengan konser showcase yang bertajuk "2 Jam Bersama Lomba Sihir" yang siap diselenggarakan pada tanggal 24 dan 25 Juli 2024 di Creative Culture Space, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Terdapat identitas dan struktur yang sedikit berbeda yang diperkenalkan oleh Lomba Sihir lewat karya terbaru mereka yang satu ini. Berdurasi 4 menit dan 6 detik, "Menit Tambahan" lebih mengedepankan sisi Lomba Sihir yang lebih cadas bergema dengan Natasha Udu mengambil peranan sebagai vokalis utama.
"Menit Tambahan" sendiri dapat diumpamakan sebagai himne penyemangat bagi para audiens musik yang harus memasuki 'ronde kedua' kehidupan yang mungkin lebih berat dibandingkan tantangan yang pernah mereka hadapi sebelumnya: "Bersilang suara di kepala / Tentang waktu yang tersisa / Berapa menit tambahan yang kau miliki / Sebelum peluit panjang, jangan berhenti"
Lomba Sihir pun membeberkan bahwa era kedua mereka pasca Selamat Datang Di Ujung Dunia dan narasi di balik lagu "Menit Tambahan" ini berpangkal dari pengambilan keputusan yang teramat matang.
"Setelah melakukan diskusi yang cukup mendalam di antara kami berlima, kami pun tiba pada dua kesimpulan. Pertama, kami siap untuk melanjutkan petualangan kami sebagai Lomba Sihir. Kedua, kami semua sama-sama mempunyai perspektif yang menarik mengenai waktu," terang Lomba Sihir.
"Bila kita bicara tentang waktu, itu artinya kita menyinggung tentang bertambahnya usia, tekanan sosial yang dirasakan seiring kita bertambah usia, kekhawatiran baru setelah pandemik, dan lain sebagainya. Waktu pun kemudian menjadi episentrum bagi album kedua kami kelak -- diawali dengan single pembuka yang bertajuk 'Menit Tambahan' ini."
Secara lebih spesifik, Lomba Sihir memandang lagu "Menit Tambahan" sebagai cerminan perubahan sikap dalam hidup setelah melalui tiga tahun pandemik.
Baca Juga: Usai Dugaan Satanic dan Iluminati Mencuat, Tangan Hindia saat Manggung Jadi Sorotan
"Yang menarik adalah pandemik tidak hanya mempengaruhi kesehatan raga dan industri musik Indonesia, tetapi juga mindset dan kondisi psikologis kita," lanjut Lomba Sihir.
"Sebagai band, kami pun melihat masa kini layaknya kesempatan kedua setelah melalui ujian yang cukup panjang. Kesempatan kedua ini patut dimanfaatkan sebaik mungkin, tapi, di saat bersamaan, kita tidak bisa menyangkal kekhawatiran bahwa bisa saja ronde kehidupan yang satu ini akan lebih brutal daripada ketika ronde pandemik."
Dari segi musikalitas, "Menit Tambahan" menandakan keberangkatan Lomba Sihir menuju ke teritori sonik yang berbeda. Lomba Sihir pun mengungkapkan bahwa warna musik "Menit Tambahan" yang lebih lugas ini bertumpu pada keinginan mereka untuk memasukan lebih banyak 'human touch' di era kedua mereka kelak.
"Untuk proses bermusik kita kali ini, kita lebih menggemari meracik musik kami secara lebih konvensional ketimbang menghabiskan waktu di depan komputer atau synthesizer," tutur Lomba Sihir mengenai arahan musik mereka tersebut.
"Dari segi emosi, misi utama kami adalah bagaimana caranya menyampaikan emosi yang lebih 'mentah' dan blak-blakan. Namun, di sisi lain, kompleksitas emosi yang para pendengar nikmati sejak era Selamat Datang Di Ujung Dunia masih tetaplah utuh."
Pada akhirnya, sebagai lead single, "Menit Tambahan" barulah menjadi cuplikan dari sebuah tubuh yang lebih lengkap yang akan dimanifestasikan lewat album kedua mereka kelak. Apakah Lomba Sihir akan kembali mendemonstrasikan selera humor mereka yang sarkastik namun tajam? Apakah akan ada lebih banyak kejutan lagi dari segi genre dan warna musik?
Untuk saat ini, Lomba Sihir cukup memberikan jawaban, "Humor sarkastik kami akan terus ada, tapi kali ini, bukannya menyindir Jakarta, kami mungkin akan lebih menyindir diri kami sendiri. Album kedua kami akan lebih berorientasi pada faktor internal dan bukannya faktor eksternal. Selain 'waktu', kami rasa keyword lainnya yang bisa mendeskripsikan album kedua kami kelak adalah 'refleksi'.
"Menit Tambahan" oleh Lomba Sihir dirilis di bawah naungan label musik Sun Eater dan bisa didengarkan di semua digital streaming platform (DSP) per hari Jumat, 28 Juni 2024.
Berita Terkait
-
Hindia Protes Lagunya Dipakai Promosikan Produk Pro Israel
-
Pendidikan dan Agama Baskara Putra Alias Hindia, Tak Terima Lagunya Dipakai Zara Promosikan Produk Pro Israel
-
Hindia Umumkan Album Menari dengan Bayangan Capai 1 Miliar Streams
-
Hindia Buka-bukaan Soal Inspirasi Musik, Pengaruh Lagu, hingga Penyegaran Konsep Tur
-
Pecahkan Joyland Festival Bali dengan 'Cincin', Hindia Kelelahan hingga Jatuhkan Diri di Panggung
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur