Suara.com - Video musik lagu terbaru Agnes Monica Muljoto alias Agnez Mo bertajuk 'Party In Bali' tampaknya tidak disambut hangat oleh sejumlah kalangan warganet.
Seperti diketahui, Agnez Mo merilis video musik 'Party In Bali' pada Jumat (23/8/2024). Lagu bernuansa pop-dance tersebut menjadi single ke-9 non album.
Lewat akun Twitter pribadinya, Agnez Mo mempromosikan sekaligus mengumumkan perilisan video musik terbarunya berjudul 'Party In Bali'.
"Party In Bali with my day ones, out now," bunyi caption yang disertakan Agnez Mo.
Selain dalam platform YouTube, video musik lagu 'Parti In Bali' karya Agnez Mo juga trending nomor wahid di platform iTunes.
Kendati demikian, video musik 'Party In Bali' menuai kritik menohok dari beberapa warganet. Pasalnya, latar tempat dan model video musik Agnez Mo tersebut dianggap tidak relevan dengan judul lagunya.
"Di mana vibe lokal Balinya di video klip?" tulis seorang netizen. "Kocak, Balinya mana dah ini," kata netizen lain.
"Video klipnya gak kerasa aura Bali-nya, daripada dikasih black people mendingan pake orang Rusia malah kerasa Bali-nya," tutur netizen yang lainnya.
Imbas dianggap kurang unsur lokal, seorang warganet dengan akun Twitter @unagizero membanding-bandingkan video musik Agnez Mo dan Niki Zefanya.
Baca Juga: Gegara Agnez Mo, Sahrul Gunawan Trending di X: Pernah 'Nikah' Sama Agnes Monica
"Giliran Agnez Mo, buset beda banget perlakuannya. Pada aneh lu," tulis akun @uniagizero, dikutip pada Kamis (29/8/2024).
Pasalnya, video musik 'High School In Jakarta' karya Niki Zefanya juga dianggap tidak relevan dengan judul lagunya serta mengusung tema keBarat-Baratan.
"'High School In Jakarta' (punya) Niki gak ada Jakartanya. Lu lu pada gak sekencang ini deh salty-nya," sambungnya.
Berita Terkait
-
Video Klip Agnez Mo Party in Bali Banjir Nyinyiran: Enggak Ada Lokal-lokalnya
-
Party In Bali Trending di Itunes, Agnez Mo Beri Reaksi Seperti Ini
-
Agnez Mo Puncaki Chart iTunes Indonesia Lewat Single 'Party in Bali'
-
Video Agnez Mo Manggung Bareng Hillary Clinton di Dahsyat RCTI Jadi Sorotan: Gen Z Mana Tahu!
-
5 Siasat NIKI Bisa Tembus Pasar Musik Dunia, Agnez Mo yang Salah Strategi?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun
-
Sinopsis Series Ramadan Dunia Tanpa Tuhan, Dibintangi Oki Rengga dan Lolox