Suara.com - Dua caleg PDIP, Arteria Dahlan dan Sri Rahayu yang mundur sukarela agar Romy Soekarno bisa dapat kursi di DPR RI memantik perhatian komika Panji Pragiwaksono. Rommy adalah putra Rachmawati Soekarnoputri yang berarti cucu dari Bung Karno.
Menurut Pandji, praktik tersebut tak ada bedanya dengan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi belakangan dianggap membangun dinasti politik dengan memberi karpet merah pada keluarganya di ajang kontestasi politik.
"Banyak orang termasuk saya sendiri ikut meramaikan praktik dinasti politik klan Mulyono," kata Pandji di konten Sila di kanal Youtube miliknya, Kamis (3/10/2024). Nama Mulyono merujuk pada sosok Jokowi yang belakangan ramai disebut-sebut publik.
Tapi mengejutkannya, Pandji melanjutkan, anak-anak Bung Karno juga melakukan hal serupa Jokowi.
"Tapi rupanya klan Soekarnoputra, Soekarnoputri melakukan aktivitas tersendiri untuk membangun politik dinasti," ujar Pandji.
Romy Soekarno merupakan caleg dari Dapil 6 Jawa Timur, sama seperti Arteria dan Rahayu. Raihan suara Romy di bawah kedua kader partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputi itu.
Namun, secara mengejutkan Rahayu mundur, kemudian disusul Arteria. Dengan demikian, posisi Romy naik dan berhak melenggang ke Senayan.
Dalam sebuah wawancara yang audionya juga dibagikan ulang Pandji di X, Arteria mengaku mundur sebagai bentuk kepatuhan dan loyalitasnya pada Megawati, ketum sekaligus bibi atau tante dari Rommy Soekarno. Arteria juga mengaku sempat didatangi Romy.
Lantas apa kata Pandji soal ini?
"Sebenarnya, Bapak Arteria Dahlan juga bukan politisi favorit saya, tapi bukan berarti kemudian ketika kita lihat Arteria Dahlan dapat kursi yang sah bisa digantikan serta merta oleh orang lain hanya karena 'diminta' orang tersebut atau elit partai, itu nggak bener juga," ujar Pandji mengkritik.
Beda halnya, kata Pandji, jika pemilihan anggota legislatif dilakukan secara tertutup.
"Jadi kita pilih partai, nanti partai yang pilih. Tapi sekarang kan rakyat milih wajah, individu yang dia pengen, cuma ujung-ujungnya partai juga yang milih," ujar Pandji.
Lebih lanjut kata Pandji, hal ini membuktikan bahwa suara elit partai lebih penting ketimbang suara rakyat, sebuah fakta yang bikin miris.
"Dulu argumennya kan di dunia politik dinasti itu adalah 'lho kenapa nggak boleh politik dinasti, kan dipilih sama rakyat. Sekarang, nggak dipilih rakyat pun tetep bisa menjabat," kata Pandji Pragiwaksono.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Pita Kuning Kembali Gelar Laga Amal Mini Soccer, Pertemukan Fans MU dan Barcelona
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Siapa Saja Pejabat 'Dinasti Kaltim' Kerabat Rudy Mas'ud? Ini Daftar Lengkap dan Faktanya
-
Hasil Dialog Pandji Pragiwaksono Soal Kasus Mens Rea, Diminta Tobat dan Berakhir Sejuk
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Jelang Fan-Con di Jakarta, Kim Myungsoo Sapa Penggemar: Aku Sudah Menantikan Momen Ini
-
Betrand Peto Semprot Karyawan Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu: Jangan Lari, Buka Kolom Komentar
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing
-
Betrand Peto Menangis Lihat Video Sarwendah, Bela Ruben Onsu: Ayahku Bukan Anjing, Bukan Bencong
-
Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut
-
Namanya Terseret di Sidang Kasus Korupsi, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Jadi Pengacara
-
Momen Ibu Denise Chariesta Disiplinkan Jaden Viral, Warganet Singgung No No Baby