- Pandji Pragiwaksono akan merilis buku Mens Rea pada April mendatang untuk membedah data dan argumen di balik setiap materi komedinya.
- Buku ini berfungsi sebagai ruang klarifikasi mendalam agar publik memahami konteks dan sudut pandang penulis guna menghindari kesalahpahaman.
- Proyek ini menjadi langkah nyata Pandji dalam merespons diskursus publik secara lebih terstruktur dibandingkan karya-karya sebelumnya.
Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono memastikan pertunjukan spesialnya yang bertajuk Mens Rea segera diadaptasi ke dalam bentuk buku.
Pengumuman ini disampaikan Pandji usai menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus adat Toraja di Bareskrim Mabes Polri pada Senin, 9 Maret 2026.
Rencananya, buku tersebut akan diluncurkan pada April mendatang melalui penerbit Bentang Pustaka.
Pandji menjelaskan bahwa buku ini bukan sekadar salinan materi panggung, melainkan bedah argumen dan data yang mendasari setiap jokes yang dia bawakan.
"Iya betul, Mens Rea akan hadir dalam bentuk buku yang kelihatannya akan rilis sekitar bulan April. Isinya adalah naskah dari joke-nya dengan data dan fakta yang mendasari joke-nya dan pendapat saya akan joke tersebut," kata Pandji Pragiwaksono kepada awak media.
Keputusan untuk membukukan materi stand up ini diambil karena besarnya diskursus yang terjadi di tengah masyarakat.
Pria 46 tahun tersebut ingin memberikan ruang bagi publik untuk memahami konteks dan argumen di balik setiap kalimat yang dia lontarkan di atas panggung.
"Biar lebih dari sekadar materi pertunjukan ya, lebih daripada sekadar acara lawaknya, orang memahami argumen-argumen di balik joke yang ada di Mens Rea. Penginnya diskusi itu dijelaskan dari sudut pandang saya sebagai pemilik pertunjukan," lanjutnya.
Buku ini juga disebut sebagai bentuk klarifikasi yang lebih mendalam dibandingkan karya-karya sebelumnya. Pandji menyebut proyek ini sebagai wujud yang lebih serius dalam merespons tanggapan publik atas karya komedinya.
Baca Juga: Materi Toraja Jadi Kasus, Pandji Pragiwaksono Janji Perbaiki Menulis Jokes
"Kenapa Pandji bikin pertunjukan ini, apa yang dimaksud dengan kalimat ini, itu semua dijelaskan di buku tersebut. Bisa dianggap seperti itu (klarifikasi), tapi buat saya ini sebuah wujud yang lebih serius dari Mens Rea," tegas ayah dua anak ini.
Pemeriksaan Pandji di Bareskrim sendiri berkaitan dengan materi komedi lawasnya tentang tradisi pemakaman di Toraja yang kembali viral pada akhir 2025.
Meski kasus tersebut telah menempuh jalur sidang adat pada Februari lalu, proses hukum di kepolisian masih terus berjalan.
Melalui buku Mens Rea, Pandji berharap tidak ada lagi kesalahpahaman yang berujung pada keriuhan di masa depan.
"Saya malah berharap buku ini bisa membantu memberi kejelasan saja di antara masyarakat sehingga nggak perlu lagi terjadi kesalahpahaman," tutup Pandji Pragiwaksono.
Berita Terkait
-
Saat Tawa Dikepung Intelijen: Menguji UU Polri Lewat Ruang Publik Habermas
-
Setelah 'Mens Rea' Pandji, 'GOAT Pandemonium' Karya Ge Pamungkas Siap Guncang Netflix
-
Pakar Hukum: Klaim Nadiem Tak Ada Mens Rea Runtuh sejak Hadir di Rapat Zoom Mei 2020
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Pita Kuning Kembali Gelar Laga Amal Mini Soccer, Pertemukan Fans MU dan Barcelona
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun