Suara.com - Singel terbaru Rose BLACKPINK berjudul APT sukses menarik perhatian pencinta musik di awal perilisannya.
Berkolaborasi dengan penyanyi Bruno Mars, dengan cepat lagu APT masuk dalam jajaran tangga lagu hits internasional.
Namun ternyata kesuksesan lagu APT tidak disambut baik oleh beberapa pihak, terutama para pelajar di Korea Selatan.
Melansir dari Koreaboo, lagu APT secara tak terduga masuk dalam daftar lagu yang “dilarang” untuk pelajar di Korea.
Selain APT, ada beberapa daftar lagu lain yang dilarang didengarkan oleh siswa. Beberapa lagu cukup terkenal adiktif seperti "Next Level" milik aespa, "Zimzalabim" milik Red Velvet, dan "Ring Ding Dong" milik SHINee.
Melodi dan konsep lagu yang ceria, membuat lagu APT dengan cepat menjadi viral, membuat para siswa mudah kehilangan fokus saat mendengarkannya.
Dalam komunitas daring di Korea, para siswa dan penggemar mengatakan bahwa lagu itu "tidak mungkin dihindari" karena sifatnya yang adiktif.
Fenomena di mana melodi sebuah lagu terus terputar dalam pikiran seseorang, dikenal sebagai earworm.
Baca Juga: Rose BLACKPINK dan Bruno Mars Raih Kemenangan ke-2 Lagu 'APT.' di Inkigayo
Melansir dari laman Gramedia, earworm atau brainworm merupakan fenomena umum yang dialami hampir setiap orang, di mana sebuah lagu atau melodi “terjebak” di kepala dan terus berulang tanpa disengaja.
Fenomena ini juga dikenal dengan istilah lain yakni stuck song syndrome (SSS) atau Involuntary Musical Imagery (INMI).
Bagi masyarakat umum, earworm dapat membantu menenangkan pikiran yang tegang, tetapi bagi siswa, earworm sering kali dirasa mengganggu.
Menurut profesor psikologi, para kaum muda lebih mudah mengalami fenomena earworm.
"Psikologi kita lebih rapuh daripada yang kita sadari, dan suara yang sederhana dan berulang dapat dengan mudah memicu bias emosional. Kaum muda, terutama mereka yang kurang berpengalaman, lebih rentan mengalami earworm," kata profesor psikologi Universitas Dankook, Lim Myung-ho dalam sebuah wawancara dengan Yonhap New.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Coach Justin Sebut Rose BLACKPINK Kurus Kerempeng Kayak Papan Setrika
-
Intip 4 Inspirasi Outfit Dress Minimalis ala Rose BLACKPINK
-
Rose BLACKPINK hingga Justin Bieber Siap Tampil di Grammy Awards 2026
-
Cara Ekstrem Rose BLACKPINK Hindari Paparazi: Pakai Wig Nenek Selama 6 Bulan
-
Rilis Album Baru, Bruno Mars Umumkan Jadwal The Romantic Tour Mulai April
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Menikah, Isu Hamil Duluan Mencuat
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Shutter Dipuji Mahakarya Horor Asia, Bagaimana Versi Indonesia yang Lagi Tayang di Netflix?
-
Belum Pulang ke Indonesia, Alumni LPDP Irawati Puteri Dituding Bawa Kabur Uang ILDS
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Selingkuh dan Poligami, Insanul Fahmi Kecewa Digugat Cerai Wardatina Mawa