Suara.com - Rumah kediaman Sunhaji, pedagang es teh yang dimaki-maki Gus Miftah saat ini masih banyak didatangi oleh berbagai elemen masyarakat. Mulai dari para artis, selebgram, hingga organisasi kemasyarakatan.
Dari video yang beredar di media sosial X, nampak rumah Sunhaji masuk ke dalam gank sempit. Namun di depan gank terlihat dibangun sebuah tenda berwarna biru.
"Kondisi dan situasi kediaman bapak Sunhaji. Jadi kita lewat sini (gang sempit untuk menuju ke rumahnya," kata orang yang merekam saat ingin masuk ke rumah Sunhaji.
Diduga tenda tersebut didirikan atas inisiatif para tetangganya karena banyak tamu yang mendatangi rumah Sunhaji.
"Banyak wartawan dan orang-orang yang ingin membantunya," sambungnya
Sejak video Sunhaji yang dimaki-maki Gus Miftah viral di media sosial rumahnya tidak henti-hentinya didatangi banyak orang yang tidak dikenal.
Di antara mereka ada yang ingin memberi bantuan secara langsung, ada juga yang ingin melihat kondisi kediaman Sunhaji yang sesungguhnya.
"Jadi seperti ini kondisi rumahnya," tutur si perekam setelah memasuki rumah Sunhaji.
Dari video nampak rumahnya berlantai satu terlihat begitu sederhana. Bahkan jendelanya masih menggunakan kaca nako diantaranya ada yang terlihat sudah pecah.
Baca Juga: Jejak Digital Gus Miftah Hina Yati Pesek Jelek, Kalau Cantik Jadi PSK
Masih dari video yang sama, di depan persis rumah Sunhaji, nampak disediakan meja dan kursi untuk para tamu. Uniknya di atas meja tersebut nampak disediakan buku tamu.
Buku tersebut disediakan untuk ditulis para tamu yang datang ke rumah Sunhaji.
Seperti diketahui, Sunhaji masih terus menjadi sorotan warganet setelah Gus Miftah meledeknya dengan kata kasar, 'goblok'.
Gus Miftah pun sudah meminta maaf secara langsung kepada lelaki yang tinggal di kawasan Magelang.
Bahkan lelaki yang kini diangkat sebagai staf khusus presiden itu juga memberikan sedikit bantuan berupa uang.
Sayang Sunhaji tidak memberi tahu berapa nominal sumbangan yang didapat dari Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Jejak Digital Gus Miftah Hina Yati Pesek Jelek, Kalau Cantik Jadi PSK
-
Datangi Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah, Umi Pipik Ungkap Sosok Sungaji
-
Ucapan Kontroversial Nikita Mirzani tentang Kasus Gus Miftah dan Penjual Es Teh
-
Tarif Ceramah Ditaksir Selisih Rp73 Juta, Intip Perbedaan Koleksi Mobil Gus Miftah dan Gus Baha
-
Kisaran Gaji Banser, Sunhaji yang Direndahkan Miftah Maulana Mendadak Diangkat Anggota Kehormatan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026