Suara.com - Ananda Omesh membagikan kisah masa lalunya yang mencekam sekaligus mengundang tawa. Dalam acara Pagi-pagi Ambyar, anggota geng motor The Prediksi itu menceritakan jika dulu dirinya hampir mati di tangan geng motor.
"Ini sih jadi cerita lucu ya, tapi bagi saya sebetulnya ini bersyukur sama Yang Maha Kuasa karena ini antara hidup dan mati sebetulnya," kata Omesh.
Saat itu Omesh yang sedang berkuliah di Bandung ingin mencari makan pada pukul 02.00 WIB pagi. Suami Dian Ayu Lestari itu tiba-tiba disalip oleh motor lain.
"Terus pelan-pelan pas mau saya salip lagi, mau saya susul dari kanan nendang satu orang, degh! Saya jatuh," ujar Omesh.
"Ada banyak motor bawa parang, bawa pecahan botol, semua udah begini-begini (acungkan senjata)," kata Omesh menyambung.
Omesh yang diserang mendadak itu hanya bisa pasrah saat dipegangi oleh kelompok geng motor.
"Kunci motor saya diambil kan supaya enggak bisa ngejar, saya dipegang begini, udah dipegangin udah mau enggak tahu lah. Mau dipukulin atau mau mungkin di (bunuh)," imbuh suami Dian Ayu Lestari ini.
Omesh yang mulanya pasrah akan mati di tangan geng motor lalu berpikir untuk memanfaatkan situasi.
Baca Juga: Catheez Ngamuk Sampai Tarik Baju Omesh Gegara Sembarangan Pegang Pipi: Malunya Sampai ke Tulang
"Udah begitu saya udah pasrah tuh, terus saya mikir kan saya dari dulu memang anak teater. Saya mikir, ini orang-orang bau alkohol. Ini antara ada orang yang konyol mohon maaf, sama ada orang yang mungkin agak bodoh," pikirnya saat itu.
Artis yang terkenal berkat acara komedi Extravaganza itu tiba-tiba menantang balik semua anggota geng motor yang sudah siap membunuhnya itu.
"Saya teriak gini, 'kalian mau bunuh gue, bunuh gue sekarang enggak apa-apa, nih bunuh gue sekarang. Tapi inget, lu semua gue tandain, lu enggak tahu gue siapa',” ucap lelaki 38 tahu tersebut.
Dengan lantang Omesh mengatakan bahwa dia merupakan adik dari salah satu anggota geng motor yang disegani bernama Kang Bambang.
"Terus gue ngomong, gue teriak 'gue adiknya Kang Bambang'," kata Omesh.
Salah satu geng motor yang dalam pengaruh alkohol itu lalu menanggapi serius pernyataan Omesh tersebut.
Berita Terkait
-
Motor Langkanya Resmi Terjual, Ananda Omesh Serahkan Hasil Lelang ke PMI dan Kedubes Palestina
-
Motor Kesayangan Ananda Omesh Laku Dilelang Rp300 Juta, Seluruhnya Didonasikan untuk Palestina
-
Motor Langka Omesh untuk Palestina Sudah Laku Terjual, Dibeli Rp300 Juta Seorang Dokter di Bali
-
Ananda Omesh Lelang Motor Kesayangan untuk Bantu Korban di Palestina
-
7 Potret Pasangan Artis di Turnamen Bahkan Voli, Kasih Semangat Suami Supaya Bisa Menang
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit