Suara.com - Bunga Zainal senang bukan main karena unggahannya tentang kasus investasi bodong yang dialami direspons oleh akun Instagram Partai Gerindra. Bunga sampai membagikan bidik layar percakapannya dengan admin akun partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut.
"Seneng banget ditanggepin sama @gerindra @prabowo. Kalau begini bisa jadi masyarakat jadi percayakan apa yang disampaikan bapak presiden kita dan bapak kapolri kita @listyosigitprabowo. Benar adanya kalau sistem pengaduan cepat itu benar-benar terjadi!" ungkap Bunga Zainal di keterangan foto yang diunggah.
Di caption, Bunga memohon agar orang yang dilaporkan segera ditahan. Permohonan ini disampaikan sambil menandai akun Prabowo yang kini Presiden RI dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
"Tapi tolong ya pak, ini tersangka kasus penipuan saya belum juga ditahan pak. Padahal surat penetapan tersangkanya sudah keluar dari tanggal 15 januari 2025," kata Bunga.
"Panggilan pertama nggak hadir dengan alasan sakit. Memang bisa begitu pak? Kalau saya bolos sekolah aja dulu alesan sakit saya kudu kasih surat dokter dulu ke guru saya pak. Masa ini melanggar hukum bisa-bisanya alesan sakit nggak ditahan," ujarnya lagi mengeluh.
Bunga Zainal juga minta maaf karena meramaikan kasus ini di media sosial. Sebab, ia buta hukum sehingga perlu mengadu.
"Tolong dibantu pak polisi, pak kapolri, pak presidenku, tag juga apa ya bapak wakil presidenku," katanya.
Sebelumnya, Bunga Zainal mengungkap kekesalannya kepada pihak berwajib terkait laporannya terhadap ACD dan SF atas dugaan kasus investasi fiktif hingga Rp15 miliar terkesan jalan di tempat.
Melalui video yang diunggah di Instagram. Bunga Zainal marah karena pelaku yang dilaporkannya ternyata belum juga ditahan meski sudah resmi menjadi tersangka.
Baca Juga: Bunga Zainal Murka Gegara Tersangka Penipuan Rp15 Miliar Belum Juga Ditahan: Pelakunya Sakit?
Bunga Zainal melaporkan rekan bisnisnya terkait investasi bodong. Uang yang ia setor mencapai Rp15 miliar dan kini tak jelas nasibnya.
Bunga melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya dengan dugaan penipuan dan penggelapan pada 22 Agustus 2024 lalu. Laporan itu terdaftar dengan nomor STTLP/B/4972/VIII/2024/SPKT/POLDA METRO Jaya.
Berita Terkait
-
Bunga Zainal Murka Gegara Tersangka Penipuan Rp15 Miliar Belum Juga Ditahan: Pelakunya Sakit?
-
Ibu-Ibu Penagih Dana UMKM Berani Datang ke Rumahnya, Farhat Abbas: Ini Gara-Gara Denny Sumargo
-
Klarifikasi Farhat Abbas Soal Tudingan Kantongi Dana UMKM Rp 55 Miliar: Memang Saya Sezalim Itu?
-
Sambil Menangis, Ibu Korban UMKM Menagih Farhat Abbas Dana Titipan Rp 55 Miliar
-
Raffi Ahmad Masuk Daftar Calon Wakil Menteri, Bunga Zainal Sangsi: Bagus Gak ya?
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan