Firdaus Oiwobo sebelumnya pernah menawarkan diri menjadi bagian dari tim hukum Nikita Mirzani.
Anak-anak Nikita menjadi alasan Firdaus ingin membela dan memperkuat tim hukum mantan istri Dipo Latief tersebut.
Firdaus merasa empati ketika mengetahui Nikita Mirzani terancam hukuman 20 tahun penjara, mengingat statusnya sebagai ibu tunggal untuk tiga anak.
Namun Firdaus tak merealisasikan rencananya lantaran sadar diri berada di pihak yang berseberangan dengan Nikita Mirzani.
Di waktu yang bersamaan, Firdaus masih bekerja sama dengan Razman Arif Nasution pengacara Vadel Badjideh kala itu.
Keinginan Firdaus menjadi tidak mungkin mengingat Vadel Badjideh masuk penjara karena dilaporkan Nikita Mirzani atas dugaan persetubuhan dan aborsi anak di bawah umur.
Dalam laporan tersebut, korbannya adalah putri Nikita Mirzani yang pernah menjadi kekasih Vadel Badjideh.
Sumpah Advokat Firdaus Oiwobo Masih Dibekukan
Firdaus Oiwobo juga tak mungkin menjadi tim hukum Nikita Mirzani, apalagi menggantikan Fahmi Bachmid, karena Berita Acara Sumpah Advokat miliknya dibekukan.
Baca Juga: NIkita Mirzani Ditahan 40 Hari ke Depan, Hotman Paris: Atas Dasar Apa?
Pengadilan Tinggi Banten membekukan Berita Acara Sumpah Advokat milik Firdaus Oiwobo pada 11 Februari 2025.
Penyebabnya, Firdaus tidak menjalankan kewajiban sesuai dengan kehormatan, martabat, dan tanggung jawab sebagai Advokat yang tertera dalam Berita Acara Sumpah.
Firdaus justru naik ke atas meja saat menjadi tim hukum Razman Arif Nasution yang dilaporkan Hotman Paris atas dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Kendati begitu, Diana Rossidah mengungkap Firdaus Oiwobo akan melakukan sumpah Advokat ulang pada Mei 2025 mendatang.
Sumpah ulang itu menjadi mungkin lantaran Firdaus Oiwobo mendirikan Perkumpulan Badan Advokat Solidaritas Merdeka Indonesia yang disingkat PEMBASMI.
Izin PEMBASMI pun sudah keluar dan lengkap. Firdaus Oiwobo bahkan sesumbar bahwa PEMBASMI setara dengan Peradi dan Kongres Advokat Indonesia.
Belum lama ini, diungkap lebih dari 400 pengacara mendaftar PEMBASMI yang didirikan sekaligus diketuai oleh Firdaus Oiwobo.
Sayangnya langkah yang diceritakan Firdaus Oiwobo malah dianggap sebagai kehaluan oleh netizen. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Ucapan Karyawan Saat Dapat THR dari Anak-Anak Nikita Mirzani Disorot
-
Senasib dengan Dewi Perssik, Momen Nikita Mirzani Bagi-Bagi THR Tuai Komentar Miring
-
Razman Buka Suara Soal Dicopot Jadi Pengacara Vadel, Ada Pembicaraan Selama 3 Malam
-
Makmurnya ART Kala Nikita Mirzani Lebaran di Dalam Penjara Curi Atensi
-
Nikita Mirzani Sampaikan Permintaan Maaf ke Masyarakat dari Penjara
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot