Masuk ITB Karena Tak Mampu Sekolah Film
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Joko memilih Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai tempat kuliahnya.
Meskipun impiannya adalah masuk sekolah film, keterbatasan biaya memaksanya mengambil jurusan Teknik Penerbangan, program studi yang lebih terjangkau namun tetap prestisius.
Di ITB, dia sempat mencoba bergabung dengan ekstrakurikuler film mahasiswa, tapi gagal karena menolak menjalani proses ospek yang diwajibkan.
Akhirnya, Joko Anwar menyelesaikan kuliahnya dengan cepat dan mulai mencari jalan lain untuk masuk ke dunia perfilman.
Jalan Masuk ke Dunia Perfilman
Lulus dari ITB pada 1999, Joko Anwar memulai kariernya sebagai wartawan dan kritikus film di The Jakarta Post.
Pekerjaan ini menjadi jembatan penting yang membawanya lebih dekat ke dunia perfilman.
Melalui koneksi yang dibangun selama menjadi jurnalis, Joko akhirnya mampu memperkenalkan naskah-naskah buatannya ke para sineas.
Baca Juga: Banjir Pujian, Ini Jumlah Penonton Hari Pertama Pengepungan di Bukit Duri
Keberaniannya membuahkan hasil, dia pun mulai dilirik dan dipercaya untuk menulis dan menyutradarai film-film panjang.
Film Terbaru Joko Anwar Sedang Tayang!
Saat ini, Joko Anwar tengah menjadi sorotan karena film terbarunya, Pengepungan di Bukit Duri yang rilis perdana pada 17 April 2025.
Berlatar Jakarta pada 2027, ceritanya mengikuti Edwin (Morgan Oey), seorang guru pengganti di SMA khusus remaja bermasalah.
Edwin berusaha menemukan keponakannya di tengah kerusuhan sosial yang mengepung sekolah tersebut serta ancaman dari murid-muridnya sendiri.
Film ini tidak hanya menyuguhkan ketegangan dan drama, tetapi juga menyentuh isu-isu mendalam seperti kekerasan, diskriminasi, hingga trauma kolektif.
Berita Terkait
-
Banjir Pujian, Ini Jumlah Penonton Hari Pertama Pengepungan di Bukit Duri
-
Joko Anwar: Ada Guru Diajak Korupsi Kepala Sekolahnya
-
5 Film Joko Anwar Selain Horor, Pengepungan di Bukit Duri Tayang Besok
-
Saat Penikmat Film Ramai-Ramai Mengkritik Gaya Penyutradaraan Joko Anwar
-
Ifan Seventeen Terbata-bata Jelaskan Portofolio di Industri Film, Begitukah Seharusnya Seorang Dirut PFN?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?
-
Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal
-
Judulnya Provokatif, Makna Lagu Debut Bhella Cristy Ternyata tentang Pengkhianatan Cinta yang Dalam
-
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Musik Lewat Konser Spektakuler Dua Delapan
-
Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
-
Antusias Penonton Warnai Meet & Greet Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?"
-
Produksi Tak Main-Main Film Kuyank, Risiko Kehilangan Miliaran Rupiah saat Syuting di Pedalaman
-
Apa Itu Whip Pink Gas yang Viral di Tengah Kabar Kematian Lula Lahfah?
-
Run Hide Fight: Gadis SMA Lawan Penembak Sekolah, Malam Ini di Trans TV
-
Tepis Isu Overdosis, Keluarga dan Polisi Beberkan Penyebab Kematian Lula Lahfah