Suara.com - Kisruh penyaluran royalti yang akhirnya membuat penyanyi dan pencipta lagu bersitegang sempat membuat salah satu kubu mengambil tindakan.
Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) beberapa kali mengirim undangan ke Vibrasi Suara Indonesia (VISI) dan beberapa organisasi lain untuk menghadiri diskusi terbuka, guna membahas kisruh penyaluran performing rights bersama beberapa perwakilan event organizer dan promotor.
Namun, undangan dari pihak AKSI tidak direspons oleh VISI maupun kelompok organisasi lain yang belum satu suara dengan mereka dalam urusan sistem penyaluran performing rights.
Nazril Irham atau Ariel selaku Wakil Ketua Umum VISI mengatakan, mereka butuh pertemuan yang lebih efisien dengan AKSI.
"Kami pengin sebenernya, tapi yang efisien, yang betul-betul ada dampaknya," ujar Ariel saat hadir sebagai narasumber di podcast TS Media, Selasa, 20 Mei 2025.
Kalau hanya menghadiri pertemuan dengan AKSI saja, Ariel dan para anggota VISI meyakini tidak akan ada solusi yang didapat karena kedua kubu sejak awal sudah menempuh jalur perjuangan yang berbeda.
"Kalau hanya kami yang ngobrol, agak percuma nih. Soalnya kalau saya lihat, begini, ada dua stand yang udah saklek nih. Jadi untuk mencari solusinya, susah kalau cuma dari kami berdua," jelas Ariel.
VISI cuma mau menghadiri pertemuan dengan AKSI dalam wadah yang memang siap mendengar keluhan mereka, untuk kemudian secara bersama-sama dicarikan jalan keluar.
"Kami juga penginnya di tempat yang bisa langsung memberikan solusi. Capek kalau berdebat doang ya," tutur Ariel.
Baca Juga: Pencipta Lagu Tagih Royalti ke Penyanyi, Armand Maulana: Padahal Dulunya Memohon Dinyanyikan
Contoh nyatanya, VISI yang diwakili Armand Maulana selaku Ketua Umum ternyata pernah menghadiri pertemuan dengan mereka yang tergabung dalam AKSI saat diundang secara langsung oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
"Saya udah ketemu sebenernya dengan AKSI. Saat itu ada Piyu, Dhani, Bembi, Denny Chasmala. Dari VISI saya sendiri, dan waktu itu diundang sama DJKI. Di situ ada LMKN dan LMK juga," beber Armand Maulana di program yang sama.
Benar saja, DJKI dalam pertemuannya dengan VISI dan AKSI meminta kedua kubu untuk berhenti saling melempar keluh kesah guna menghindari potensi masalah baru.
"Waktu itu, dari DJKI sudah bilang dari awal, 'Temen-temen yang terhormat, tolong jangan ada yang curhat lagi deh. Ketika ada yang curhat, nanti pasti jadi debat kusir. Ini sudah terlalu berlarut-larut'," terang Armand Maulana.
Kala itu, DJKI juga secara terbuka memberikan kesempatan kepada VISI dan AKSI untuk menyampaikan keluhan masing-masing guna disampaikan ke Menteri Hukum, sebelum nantinya diteruskan ke DPR RI hingga Presiden Prabowo Subianto.
"Mereka lebih butuh masukan untuk disampaikan ke Menteri Hukum, sebelum diteruskan ke DPR dan pak Presiden. Jadi, udah kok sebenernya. Udah ketemu sama AKSI," jelas Armand Maulana.
Berita Terkait
-
Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!
-
Maia Estianty Singgung Ketenaran Gara-Gara Bikin Sensasi, Warganet Ramai Bawa Nama Mulan Jameela
-
Ahmad Dhani Ultah ke-54, Al Ghazali: Terima Kasih Jadi Sosok Kuat dan Sabar
-
Ahmad Dhani Ngaku Buaya Darat, Ingat Lagi Ucapan Mulan Jameela Pernah Puluhan Kali Diselingkuhi
-
Ahmad Dhani Batal Ceraikan Mulan Jameela
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack