Di tengah isu pemakzulan Gibran, ada pertemuan antara Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua Umum DPP PDIP yang juga Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri.
Namun belum jelas apa maksud kedatangan Dasco yang diutus langsung oleh Prabowo Subianto tersebut menemui Megawati.
Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Infonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai jika berkaca dari situasi politik kekinian memang memungkinkan Prabowo mendekat ke Megawati.
"Situasi politik saat ini memungkinkan Prabowo untuk mendekat ke Megawati, terlebih dengan adanya desakan purnawirawan TNI memakzulkan Gibran, dan respon Prabowo yang terkesan tidak menghalau isu tersebut," kata Dedi kepada Suara.com, kemarin.
Di sisi lain, kata dia, Prabowo juga perlu dukungan DPR jika termasuk PDIP jika isu soal pemakzulan meluas.
"Sisi lain, Prabowo perlu dukungan DPR jika isu pemakzulan itu meluas sebagaimana statemen Jokowi yang menyatakan sistempaket dalam Pikpres, itu artinya Jokowi mendorong agar isu ini juga menyasar Prabowo, bukan hanya Gibran," katanya.
Meskipun, menurutnya, Prabowo seharusnya tidak terkait dengan pemakzulan karena faktanya Prabowo memenuhi syarat.
Kondisi demikian, kata dia, menjadi salah satu pemicu konsolidasi Prabowo ke PDIP sebagai Parpol mayoritas di DPR.
Lebih lanjut, Dedi juga menilai, bisa saja komunikasi melalui Dasco ini bisa berujung bergabungnya PDIP ke pemerintahan.
Baca Juga: Syarat Pemakzulan Gibran Disebut Kuat, Mahfud MD Beberkan Alur Impeachment dari DPR hingga MPR
"Intensitas lobi politik antara Prabowo melalui Dasco memungkinkan adanya rancangan bergabungnya PDIP ke pemerintah," ujar dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa dirinya mendapatkan petunjuk, petuah, hingga wejangan setelah bertemu dengan Presiden Ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri.
Menurut dia, pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani di kediamannya adalah ajang silaturahmi. Dia mengaku mengunjungi kediaman Megawati bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
"Juga ada beberapa pesan yang tentunya akan disampaikan kepada Pak Prabowo," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta.
Dia mengatakan bahwa hal yang dibicarakan dalam pertemuan itu antara lain soal nilai-nilai Hari Lahir Pancasila dan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 1945.
Selain itu, menurut dia, ada beberapa pesan yang disampaikan oleh Megawati Soekarnoputri untuk Presiden Prabowo Subianto. Namun, dia belum menjelaskan isi pesan yang dimaksud tersebut.
Berita Terkait
-
Paman Gibran, Anwar Usman Pamit dari MK: Ini Sidang Terakhir, Saya Mohon Maaf
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Bertemu di Istana Wapres, Gibran Rangkul dan Beri Hampers Lebaran Rismon Sianipar
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987