"Dengan alasan sebagai tuan rumah, harusnya di sana sudah tahu bahwa kemacetan akan terjadi. Kenapa tidak berangkat dari 3 atau 4 jam lebih awal?" tanya si pengelola akun.
Kalau memang sadar akan menghadiri sebuah acara penting, Dedi Mulyadi mestinya juga menyiapkan rencana cadangan agar bisa sampai di lokasi tepat waktu.
"Kenapa tidak menginap di hotel atau sewa rumah yang dekat dengan kampus, jika event itu sangat penting buat anda?," tanya si pengelola akun lagi.
Dedi Mulyadi, yang selama ini menempatkan diri sebagai pemimpin pelayan masyarakat, harusnya paham betul tentang bagaimana cara menempatkan diri di situasi seperti itu.
"Pernah kah terpikirkan, jika orang lain juga ingin sampai tempat tujuan tepat waktu? Pemimpin sepenting rakyatnya. Gunakan common sense itu, meskipun memang jarang ditemukan dalam jiwa pemimpin akhir-akhir ini," jelas si pengelola akun.
Kesalahan Dedi Mulyadi memang bukan sesuatu yang tidak bisa dimaafkan.
Akun yang sama pun mengapresiasi sikap Dedi Mulyadi, yang langsung mengakui kesalahan dan berharap mendapat sanksi tilang juga dari apa yang ia perbuat.
"Permintaan maaf adalah sifat ksatria," kata si pengelola akun.
Namun, kebesaran hati untuk menerima kritik juga diperlukan seorang pemimpin kalau ingin dicintai rakyatnya.
Baca Juga: Charly Van Houten Dapat Job Dari Dedi Mulyadi, Komentar Sule Langsung Jadi Sorotan
"Tolong selalu ingat ini. Tugas utama seorang pemimpin adalah memberi contoh. Aturan untuk rakyat, berlaku juga untuk pemimpin. Jangan gaya-gayaan jika belum mampu untuk jadi pemimpin yang amanah," tegas si pengelola akun.
Terakhir, disematkan pula harapan untuk Dedi Mulyadi benar-benar belajar dari kesalahan kali ini, dan bukan sekedar menjadikannya sebagai wadah pencitraan politik.
"Semoga ke depannya menjadi seorang pemimpin yang lebih baik dan amanah, bukan pula sekedar pencitraan," ucap si pengelola akun.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Kesalahan Tak Pakai Helm, Minta Ditilang Usai Naik Motor Patwal
-
Ditakut-takuti Masuk Barak Militer Dedi Mulyadi, 'Bayi Jenius' Ini Beri Jawaban Cerdas
-
Rayyanza Nongkrong di Kafe saat Jam Sekolah, Raffi Ahmad Ngadu ke Dedi Mulyadi
-
Bersuara Soal Tambang Nikel di Raja Ampat, Dedi Mulyadi Sentil Lewat Lagu
-
Jalan-Jalan Lihat Sawah, Dedi Mulyadi Makin Berani Gombali Sherly Tjoanda
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas
-
Harga Jual Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 3 Agustus 2026
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital