Suara.com - Seniman Betawi, Mandra tanpa ragu melontarkan kritik satire kepada sahabatnya, Rano Karno yang kini sudah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ucapan tersebut hadi saat ia menjadi bintang tamu dalam perayaan HUT DKI Jakarta.
Awalnya, Mandra ditanya soal ketertarikannya kepada politik. Sebab dulu, ia pun pernah berselancar dengan pencalonan diri di Pemilu 2009 sebagai caleg.
Tapi kemudian, ia mengatakan tidak tertarik. Walaupun seperti diketahui, bukan perkara sulit baginya untuk kembali.
"Nggak.(alasannya) Ya nggak apa-apa," kata Mandra di kanal YouTube Metro TV pada Minggu, 22 Juni 2025.
Sang host pun penasaran, apa yang membuat Mandra tidak tertarik lagi dengan dunia politik. Apalagi kini, sahabatnya, Rano Karno atau yang akrab disapa Bang Doel tersebut menduduki jabatan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Tapi Mandra dengan lugas bilang, ia memang mengenal sosok Rano Karno. Namun, jika sudah menggunakan embel-embel jabatan, seniman 60 tahun itu pun geleng-geleng kepala tanda tak tahu.
"Rano nya, gue kenal. Kalau mewakili gubernurnya, nggak," kata Mandra.
Jawaban Mandra sempat membuat host tercengan, "kalian baik kan?"
"Lah baik, emang ngapa? Kaga baik kenapa?" ucap Mandra bertanya balik dengan gaya bahasa Betawi.
Baca Juga: Jakarta Bebas Macet? Wagub 'Bisikin' Menpan RB Semua PNS Pusat Wajib Naik Angkutan Umum Tiap Rabu
Si host yang awalnya bertanya soal politik, kini malah penasaran soal hubungan pertemanan Mandra dan Rano Karno. Termasuk apakah dua artis yang langgeng di sinetron Si Doel ini sudah bertemu sejak Rano menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Setelah naik gubernur sudah telpon-telponan? Bertemu?" tanya si host. Mandra pun menjawab pertanyaan tersebut dengan singkat, "Alhamdulillah, sampai saat ini, kagak."
Mandra mengatakan, dirinya sudah beda dunia pekerjaan. Kini, ia pun menyebut Rano Karno bukan lagi sebagai pekerja seni alias seniman.
"Ya kan beda, kita kan masuk dalam bagian rata, rakyat jelata. Dia mah pejabat," kata Mandra.
Pertanyaan host pun makin dalam soal kinerja Rano Karno sebagai pejabat publik yang dimaksud Mandra. Apakah sejauh ini, ia sudah melaksanakan janji-janji, terutama di bidang seni dan budaya.
Mengenai hal ini, Mandra pun melontarkan kritik satire. Terdengar bercanda, namun jika ditelaah, bermakna dalam.
"Ya Alhamdulillah kalau selama ini, selama dia jadi ya, mungkin sudah di atas 100 hari, ya alhamdulillah, kita lihat, kagak ada," kata Mandra.
"Belum," ucap host merevisi kata-kata 'kaga ada' yang dilontarkan Mandra.
Seniman bernama lengkap Mandra Yusuf Sulaiman Naih ini pun bersikeras dengan ucapannya tersebut.
"Ya kalau dibilang belum kan, akan. Tapi kalau nggak ada, ya kan yang dilihat nggak ada," kata Mandra.
Host pun kembali heran, mengapa Mandra bisa selugas ini menyampaikan kritik. Namun pesinetron Jadi Pocong ini justru bertanya balik, apakah ia tidak boleh menyampaikan aspirasi secara jujur.
"Ya emang gua kudunya gimana? Harus bohong gitu? Apa harus nyang manis-manis? Apa gue harus jadi orang munafik?" kata Mandra.
"Ya biasanya, acara dengan konsep begini kan, pemanis, sharing, yang biasanya setahun sekali muncul, bahasanya sekadar hiburan untuk memperingati," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Syuting Extraction: Tygo di Jakarta Berjalan Sukses, Ma Dong Seok Ucapkan Terima Kasih ke Rano Karno
-
Jakarta Bidik Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan di 2029, Rano Karno: Itu Kebutuhan Dasar
-
Tanam Pohon di Makam Vidi Aldiano, Ayah Izin ke Rano Karno
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Rano Karno Ungkap Strategi Jitu Selamatkan Rp15 Triliun PAD Jakarta Lewat Geliat Budaya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Race to Freedom: Um Bok Dong Kisah Nyata Penjual Air yang Jadi Simbol Perlawanan Rakyat Korea
-
Tak Mau Kalah dari Anak, Richardo Benito Ayah Jennifer Coppen Prewedding Jelang Pernikahan ke-4
-
Teaser Love & 10 Million Dollars Picu Perdebatan Panas, Dianggap Terlalu Vulgar
-
Bukan Tanpa Sebab, Ini Alasan Irish Bella Tahan Anak-Anak Bertemu Ammar Zoni
-
Film The Bell: Panggilan untuk Mati, Angkat Mitos Lonceng Keramat di Belitung
-
Banjir Kritik, Wardatina Mawa Tetap Pertahankan Video Jogetnya di Instagram
-
Fokus Padi Berubah: Cuan Nomor Sekian, yang Penting Terus Berkarya
-
Ayah Lesti Kejora Tetap Hidup Sederhana di Kampung, Rizky Billar Bangga
-
Cara Atta Halilintar Kenalkan Agama ke Anak: Setoran Zikir, Dapat Mainan
-
Sinopsis Fall in! Love, Kisah Komedi Romantis Park Hyung Sik dan Park Gyu Young di Netflix