Ada juga yang menyoroti beberapa orang dalam video itu yang bertepuk tangan saat sang stafsus menyatakan ingin menjadi penjamin penangguhan penahanan tersangka.
"Ada tepuk tangan? Kocak," komentar netizen.
"Mereka bertepuk tangan karena berhasil menyelamatkan mayoritas," celetul lainnya menimpali.
Kementerian HAM bukan kali ini saja menjadi guningan publik karena sikap dan pernyataannya.
Sebelumnya, Menteri HAM Natalius Pigai menuai pro kontra dengan program-program kerjanya.
Misalnya saat dirinya minta anggaran untuk Kementerian HAM dinaikkan dari Rp60 miliar menjadi Rp20 triliun. Kemudian ingin menambah 2.544 pegawai.
Menteri HAM dianggap kerap blunder dalam memberikan pernyataan di depan publik.
Dia sempat dituding rasis dengan Suku Minang karena pernyataannya di sosial media.
Dia menyebut orang Minang adalah sosok anti Pancasila.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Tegas di Sukabumi: Ini Rumah, Bukan Gereja! Langsung Transfer Rp 100 Juta
Makanya netizen menganggap apa yang dilakukan Stafsusnya jadi sama kocaknya.
"Mentri HAM aja lucu kok, apalagi kementriannya lebih lucu lagi," celetuk netizen.
Dalam postingan lainnya, Tretan Muslim sempat mengunggah video perusakan tempat retret pelajar Kristen dengan tanda salib yang dirusak oleh tersangka.
Tretan pun memberikan saran pada umat Kristen untuk lain kali melakukan acara keagamaan di negara lain.
"Saran kepada jamaah pendeta @yerry_pattinasarany klo retret di Sentinel Island aja," tulisnya.
Netizen lain terlihat setuju dengan Tretan karena kebanyakan orang Indonesia belum cukup toleran soal perbedaan agama.
"Harusnya nyanyi-nyanyi lagu rohaninya pakai bahasa Arab pasti aman," celetuk netizen.
"Itu makanya sekarang harus bisa bedain mabok agama sama orang yang benar-bener taat ibadah," komentar yang lain.
Ada juga netizen yang mengaku dari kampung tersebut yang memang masyarakatnya belum toleran.
"Itu di kampung saya Cak mama Saya Asli dri Girijaya Cidahu cuma udah masuk Kristen.. Memang tidak boleh ada kegiatan-kegiatan rohani orang Kristen adapun gereja ada d Kec Cicurug. Mama saya tiap mau pulang ke kampung sendiri harus pake kerudung..daerahnya dingin banget adem pisan karna di bawah kaki gunung Salak tapi kalo ada orang Kristen jadi panas," komentar netizen itu.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Ngotot Revisi UU HAM, Pigai Kena Skak: Urus Dulu Penulisan Sejarah yang Mau Hapus Pelanggaran HAM
-
Suara Live! Ojek Online dan Olahraga Kekinian Kena Getahnya! Kebijakan Pajak Baru Bikin Geger
-
CEK FAKTA: Pengadilan Internasional Keluarkan Surat Penangkapan Jokowi?
-
Mesin Tukar Sampah Jadi Uang Mulai Diuji di SMAN 2 Sukabumi: Bagaimana Cara Kerjanya?
-
Mediasi Buntu, Kenapa Amuk Massa di Sukabumi Tak Terbendung? Ini Kronologi Lengkapnya
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
-
Kecelakaan Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Galon Air Jadi Tersangka
-
InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%