Meski dimulai pada 2 Juli 2025, kompetisi sebenarnya berlangsung pada 4 Juli dan pengumuman pemenang pada 5Juli.
Di tanggal 2-3 Juli, acara yang berlangsung adalah penyambutan peserta, tur, berkunjung ke pantai, dan bebas melakukan apa pun sebelum berkompetisi.
Para peserta sudah check out dari hotel pada 6 Juli sekitar pukul 12 siang waktu setempat.
Biaya Partisipasi European Championship of Folklore
European Championship of Folklore "Euro Folk 2025" menyediakan beberapa paket akomodasi dan biaya partisipasi tambahan.
Paket akomodasinya pun ada dua macam, yaitu hotel half board dan full board.
Untuk paket akomodasi half board, biayanya mulai dari 126 Euro atau Rp2,4 juta per orang untuk menginap tiga hari, hingga 260 Euro atau Rp5 juta per orang untuk menginap lima hari.
Paket akomodasi half board menyediakan sarapan dan makan siang, sedangkan full board mendapatkan tiga kali makan atau semua fasilitas inklusif.
Harga paket akomodasi full board yang termurah 144 Euro atau Rp2,7 juta per orang untuk tiga malam hingga termahal 325 Euro atau Rp6,2 juta per orang untuk lima malam.
Baca Juga: Intip Bisnis Tina Astari, Istri Menteri UMKM yang Diduga Minta Fasilitas Negara Buat Tur Eropa
Sementara biaya partisipasi tambahan terdiri dari tiga paket festival, paling mahal 60 Euro atau Rp1,1 juta untuk peserta individu.
Apabila putri Tina Astari mengambil paket yang termahal, biaya untuk berpartisipasi di XVII European Championship of Folklore seharusnya tak sampai Rp10 juta.
Namun biaya tersebut belum termasuk penerbangan ke Bulgaria dari Jakarta.
Terdapat tiga penerbangan dari Jakarta, yaitu tujuan Sofia, Varna, dan Burgas dengan tiket termahal Rp34,5 juta.
Mengingat harta kekayaan Maman Abdurrahman yang dilaporkan kepada LHKPN sebesar mencapai Rp23 miliar, tentu biaya untuk sang putri berkompetisi di luar negeri cukup terjangkau ya!
Bagaimana pendapatmu?
Berita Terkait
-
Sosok Arif Rahman Hakim yang Tanda Tangani Surat Kunjungan Tina Astari Istri Menteri UMKM
-
Penjelasan Lengkap Istri Menteri UMKM Bantah Minta Fasilitas Negara untuk Tur Eropa
-
Kenapa Menteri UMKM Tak Bisa Jawab Surat Sakti Tur Eropa Istri Asli atau Palsu?
-
Menteri UMKM Ungkap Sumber Dana Perjalanan Tur Eropa Istri, Benar Tak Pakai Duit Negara?
-
Tina Astari Istri Menteri UMKM Tur Eropa untuk Temani Anak Lomba atau Diplomasi Lunak?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat