Suara.com - Fatwa haram Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap pertunjukan rakyat yang dikenal sebagai sound horeg menuai respons keras dari pelaku usaha di lapangan.
Salah satu yang bersuara adalah Saiful (54), pengusaha sound system sekaligus pionir sound horeg di Blitar, Jawa Timur.
Saiful menyebut bahwa keputusan MUI seharusnya tidak serta-merta diberlakukan tanpa mempertimbangkan konteks sosial dan ekonomi masyarakat.
Dia menilai pelarangan sound horeg secara mutlak justru dapat memperlambat laju kemajuan bangsa, terutama di sektor ekonomi kreatif dan budaya rakyat.
"Saat negara lain sibuk mengembangkan teknologi, kita malah terus berkutat di persoalan halal dan haram. Ini bisa membuat kita tertinggal," kata Saiful seperti dikutip pada Kamis, 10 Juli 2025.
Saiful mengaku telah lama mengedepankan konsep sound horeg yang bebas dari unsur negatif seperti minuman keras dan penari berpakaian seksi.
Dia bahkan menyarankan agar pertunjukan tersebut dikemas sebagai pawai budaya untuk mengangkat sejarah lokal dan memutar roda perekonomian desa.
"Saya sudah memproklamirkan sound horeg tanpa dancer dan mabuk-mabukan sejak lama. Yang penting konsepnya edukatif dan tetap menjunjung nilai budaya," ujarnya.
Dia mengibaratkan fatwa MUI seperti melarang sepakbola karena adanya perjudian, tanpa melihat nilai positif olahraga itu sendiri.
Baca Juga: Puluhan Pesantren Haramkan Sound Horeg, Pemilik Protes Keras: Jangan Cuma Kami, Karaoke Juga Haram
Menurutnya, pelarangan mutlak tanpa solusi justru mematikan peluang kerja dan kreativitas masyarakat.
Sementara itu, KH. Muhibbul Aman Aly, salah satu kiai yang terlibat dalam perumusan fatwa, menjelaskan bahwa keputusan haram ini diambil atas dasar tiga poin utama.
Gangguan suara yang menyakiti masyarakat, potensi kemungkaran seperti joget erotis dan pergaulan bebas, serta risiko kerusakan moral bagi anak-anak dan generasi muda.
Fatwa ini dinyatakan berlaku mutlak, tanpa pengecualian, termasuk untuk wilayah yang tidak terganggu atau yang tidak ada larangan pemerintah setempat.
KH. Muhib menegaskan sound horeg haram selama ada unsur mengganggu, mengandung kemungkaran dan merusak moral.
Tak sedikit waerganet yang mempertanyakan pernyataan Saiful soal sound horeg sebagai bagian dari kemajuan bangsa. Beberapa komentar menyindir keras klaim tersebut.
Berita Terkait
-
Puluhan Pesantren Haramkan Sound Horeg, Pemilik Protes Keras: Jangan Cuma Kami, Karaoke Juga Haram
-
Fatwa Haram Tak Cukup, 3 Langkah Ini Didesak untuk Tuntaskan Masalah Sound Horeg
-
Bukan Cuma Berisik! Ini 3 Alasan Utama Sound Horeg Difatwakan Haram oleh Forum Kiai
-
Ponpes Besuk Fatwakan Sound Horeg Haram, MUI Jatim: Metodenya Sahih dan Tepat
-
Viral! Detik-Detik Sound Horeg Maut Roboh di Pawai Madrasah Bondowoso, Tanpa Izin Pula
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang
-
Sinopsis The King's Warden, Film Terlaris ke-2 di Box Office Korea
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin
-
Review Ready or Not 2: Ketegangan Tanpa Henti tapi Tetap Bikin Tertawa
-
Review Golden Job: Misi Terakhir yang Berujung Pengkhiantan, Malam Ini di Trans TV
-
Buntut Tamara Bleszynski Tak Dampingi Teuku Rassya di Pelaminan, Mantan Suaminya Dihujat
-
Tak Dilibatkan Urus Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Akui Cuma Diminta Sumbangan