Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari panggung musik Eropa, khususnya bagi para penikmat musik rap.
Festival Rubicon di Slowakia, yang sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu acara rap paling ditunggu, secara resmi mengumumkan pembatalannya.
Pemicu utama dari keputusan sulit ini adalah rencana kehadiran Kanye West, atau yang kini lebih dikenal sebagai Ye, sebagai penampil utama.
Pengumuman ini ternyata menyulut api kontroversi yang lebih besar dari perkiraan, hingga memaksa penyelenggara untuk menarik rem darurat.
Gelombang Protes Usai Pengumuman Mengejutkan
Semuanya berawal saat penyelenggara Rubicon dengan penuh percaya diri mempromosikan acara mereka.
Festival ini diiklankan sebagai satu-satunya pertunjukan penyanyi rap AS itu di Eropa untuk tahun ini, sebuah klaim yang diharapkan dapat menarik massa.
Namun, alih-alih sambutan meriah, strategi ini justru menjadi bumerang untuk mereka.
Tekanan publik dan kritik tajam langsung menghujani penyelenggara dari berbagai arah, mempertanyakan keputusan mereka mengundang sosok yang penuh kontroversi.
Baca Juga: Klarifikasi Ramengvrl Viral Diremehkan Rapper Lil Asian di Rap of China 2025
Petisi dan Tuduhan Serius Terhadap Ye
Reaksi penolakan tidak hanya berhenti di media sosial, tetapi juga terwujud dalam sebuah gerakan nyata.
Kelompok sipil seperti Asosiasi Sipil Perdamaian untuk Ukraina dan Kota untuk Demokrasi segera mengorganisir petisi untuk mengecam festival tersebut.
Petisi itu sukses besar, berhasil mengumpulkan hampir 6.000 tanda tangan dari publik yang merasa keberatan.
Dalam pernyataannya, petisi tersebut menggambarkan rencana penampilan Ye sebagai penghinaan terhadap sejarah, pemuliaan kekerasan, dan pelecehan terhadap korban rezim Nazi.
Para penentang menegaskan bahwa keberatan mereka bukan soal musik sang rapper.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Ramengvrl Viral Diremehkan Rapper Lil Asian di Rap of China 2025
-
Usai Momen Nyaris Telanjang di Grammy Awards, Bianca Censori Dirumorkan Cerai dengan Kanye West
-
5 Fakta Kontroversi Busana Bianca Censori Istri Kanye West di Grammy Awards 2025
-
Selain Istri Tampil Vulgar, Ini Dugaan Penyebab Lain Kanye West Didepak Keluar dari Grammy Awards
-
Nyaris Tanpa Busana hingga Diusir di Grammy Awards 2025, Istri Kanye West Punya Pendidikan Mentereng
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kasat Narkoba Tangsel Terseret Kasus Narkoba, Dua Polisi Diproses Pidana
-
Sayembara Cocok untuk Buronan Kakap, Jangan Berlakukan Bagi Begal dan Copet
-
Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan
-
Review The War of the Worlds: Kisah Invasi Alien yang Sarat Kritik Sosial
-
Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat
-
Paradoks Transportasi Jakarta: Penumpang Naik Pesat, Kenapa Macet Makin Parah?
-
Tanpa Gejala, Tapi Bisa Bikin Buta Permanen: Begini Cara Kerja Glaukoma
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol
-
Stuart Fails to Save the Universe: Suguhkan Aksi Antardimensi yang Kocak!
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular