Suara.com - Trans TV kembali menayangkan film pilihan dan kali berjudul Transporter 3, yang dibintangi Jason Statham.
Transporter 3 dirilis di Indonesia pada Desember 2008, dan beberapa kali diputar di televisi. Meski begitu, bagi pecinta film action, menyaksikan aksi Jason Statham melawan musuh-musuhnya tidak pernah membosankan.
Bagi Anda yang belum pernah menonton Transporter 3, kali ini kami menampilkan review atau sinopsis film garapan sutradara Olivier Megaton ini, yang akan duputar Selasa (15/7/2025) pukul 21.00 WIB malam ini.
Kisah Transporter 3 dimulai ketika Frank Martin (Jason Statham), yang mencoba hidup tenang di French Riviera, menolak sebuah pekerjaan dari orang tak dikenal.
Namun, masalah justru datang menghampirinya secara harfiah ketika mobil rekan kurir yang mengambil pekerjaan itu menabrak masuk ke dalam rumahnya.
Frank mendapati dirinya dipaksa untuk mengambil alih misi tersebut oleh seorang dalang kriminal bernama Johnson (Robert Knepper).
Tugasnya sederhana namun mematikan: mengantarkan sebuah "paket" dari Marseille ke Budapest.
Paket tersebut ternyata adalah Valentina (Natalya Rudakova), putri seorang menteri Ukraina yang diculik untuk memaksa ayahnya menandatangani kontrak yang mengizinkan pembuangan limbah beracun di negaranya.
Untuk memastikan Frank tidak melarikan diri, Johnson memasang gelang di pergelangan tangan Frank dan Valentina yang akan meledak jika mereka bergerak lebih dari 75 kaki (sekitar 23 meter) dari mobil Audi miliknya.
Baca Juga: Film Superman Lagi Trending, Ini 5 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Bertema Superhero
Dengan aturan baru yang mengikatnya ini, Frank harus menggunakan kreativitas dan keahliannya yang luar biasa untuk bertahan hidup sambil melindungi Valentina.
Ledakan Aksi dan Kritik Tajam
Transporter 3 adalah sebuah sajian yang sarat dengan apa yang diharapkan penonton dari waralaba ini: kejar-kejaran mobil yang mustahil, pertarungan yang dikoreografikan dengan apik, dan ledakan di mana-mana.
Salah satu adegan pertarungan ikonik menunjukkan Frank Martin dikelilingi oleh sekelompok preman, memaksanya untuk menanggalkan pakaiannya dan menggunakan kemejanya sendiri sebagai senjata untuk melumpuhkan lawan-lawannya.
Para kritikus menggambarkan film ini sebagai "perjalanan yang hebat" dan "film menyenangkan murni" yang menjadi alternatif dari film-film drama serius.
Namun, di balik aksinya yang memukau, film ini tidak luput dari kritik. Sutradara Olivier Megaton dituding menyajikan adegan laga dengan editing yang terlalu sibuk dan kacau.
Berita Terkait
-
Film Superman Lagi Trending, Ini 5 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Bertema Superhero
-
Cuitan Timo Tjahjanto Bikin Film Sore: Istri Dari Masa Depan Terancam Ditinggal Penonton
-
Tembus Skor Sempurna, Ini 5 Fakta Menarik Film 'Sore' yang Disebut Gabungan Film Papan Atas Dunia
-
Kamu Berani Nonton? Ini 10 Film Sekte Sesat yang Paling Mengganggu Pikiran
-
Review The Outpost (2020): Potret Perang Brutal di Agfanistan, Tayang Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Momen Selena Gomez Cium Jempol Kaki Suami Tuai Cibiran: Kayaknya Kena Dukun Deh
-
Sinopsis Drive, Sajikan Teror Live Streaming Tak Terduga
-
5 Alasan The King's Warden Meledak di Box Office Korea, 9 Juta Penonton dalam 27 Hari
-
Drama KPK Kejar Kakak Fairuz A Rafiq, Berakhir Gara-Gara Mobil Lowbat
-
Review Film Hoppers Hadirkan Visual Estetik dengan Pesan Lingkungan Menohok
-
Adab Nathalie Holscher saat Doa di Depan Ka'bah Bikin Geram: Doa atau Konten?
-
Trailer Children of Heaven Versi Indonesia Dirilis, Ceritanya di Semarang era 80-an
-
Gaya Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim Diadu dengan Sherly Tjoanda: Old Money vs OKB
-
Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?
-
Game of Thrones Bakal Dijadikan Film , Kisah Aegon I Siap Diangkat ke Layar Lebar