Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan besan yang setara dengannya. Seperti diketahui, putra sulungnya, Maulana Akbar Ahmad Habibie baru saja menikah dengan Wakil Bupati Garut Putri Karlina.
Ternyata Wabup Garut itu adalah anak dari petinggi kepolisian di Jakarta.
Ayah Putri Karlina adalah Irjen Pol Karyoto yang merupakan Kapolda Metro Jaya.
Sama-sama sebagai pejabat negara, harta kekayaan Dedi dan besannya menjadi dibanding-bandingkan, kira-kira siapa yang lebih kaya?
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi
Jumlah harta kekayaan Dedi Mulyadi terungkap lewat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di website Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan LHKPN, Dedi Mulyadi memiliki harta kekayaan sebanyak Rp19,6 miliar per tanggal 28 Maret 2025.
Dedi ini bisa dibilang juragan tanah karena dia memiliki 173 aset tanah dan bangunan yang jumlahnya mencapai Rp11,9 miliar.
Tanah dan bangunan miliknya tersebar di Purwakarta dan Subang.
Baca Juga: Takut Kena Gratifikasi, Dedi Mulyadi Suruh Tamu Nikahan Anak Bawa Pohon di Bawah Rp300 Ribu
Menariknya semua tanah dan bangunan yang dimilikinya adalah hasil kerja kerasnya sendiri bukan merupakan warisan atau hibah/pemberian.
Sementara itu untuk aset lainnya ada alat transportasi yang tak kalah banyak. Aset alat transportasinya jika ditotal sebanyak Rp8,2 miliar.
Salah satunya dia memiliki Mobil Lexus Minibus/Microbus (2023) senilai Ro1,5 miliar.
Berikut ini deretan alat transportasi miliknya dari minibus hingga sepeda:
- Mobil Lexus LX 600 (2022) seharga Rp3,6 miliar
- Mobil Lexus Minibus/Microbus (2023) seharga Rp1,5 miliar
- Mobil Mercedes Benz/S 450 L 4Matic seharga Rp2,5 miliar
- Sepeda motor Triumph Scrambler 1200 XE (2019) seharga Rp335 juta
- Sepeda motor Vespa Sei Giorni Limited Edition (2020) seharga Rp146 juta
- Sepeda motor Honda (2003) seharga Rp8 juta
- Sepeda Polygon Collosus T8 (2017) seharga Rp15 juta.
Selain dua di atas, pria 54 tahun ini juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1,5 miliar. Uang tunai dan tabungan senilai Rp1,2miliar.
Namun dia juga memiliki utang yang jumlahnya tak sedikit, yakni mencapai Rp3,2 miliar.
Berita Terkait
-
Mediasi Buntu, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Kasus Bunuh Diri Siswa SMAN 6 Garut
-
Polemik RSUD Welas Asih! Dosen UPI 'Kuliti' Kebijakan KDM, Sebut Urus Simbol Bukan Substansi
-
Merasa Gagal Berumah Tangga, Ini Pesan Dedi Mulyadi Untuk Anak Sulungnya
-
Dedi Mulyadi Copot Kepala SMAN 6 Garut Buntut Kasus Siswa Bunuh Diri Karena Dibully
-
RSUD Al Ihsan Jadi Welas Asih: Pakar Bongkar Motif Tersembunyi Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual