Suara.com - Lupakan sejenak citra ceria Gisella Anastasia alias Gisel, yang selama ini kita kenal. Karakternya seolah tenggelam setelah dia berperan sebagai Erika di film A Normal Woman.
Dalam proyek akting terbarunya, film orisinal Netflix, A Normal Woman, Gisel menyelami sisi gelap dan kompleksitas manusia seorang bisa dengan mudah dicap sebagai antagonis.
Namun, Gisel mengajak penonton untuk tidak terburu-buru menghakimi.
Di balik tindakan Erika yang oportunistik dan penuh perhitungan, tersimpan lapisan sisi manusiawi yang lahir dari kerasnya sebuah perjuangan hidup.
"Saya sendiri belajar dari hidup yang keras, jadi saya enggak bisa menghakimi Erika," kata Gisella Anastasia dengan penuh penghayatan dalam konferensi pers, baru-baru ini.
Pengakuannya tersebut menyiratkan adanya empati yang ia bangun untuk bisa menyelami jiwa karakternya sebagai Erika.
Memerankan sosok yang berada di antara baik dan jahat ini menjadi tantangan tersendiri yang menuntut pendalaman serius.
Gisel mengaku harus mengupas habis setiap lapisan motivasi dan konflik batin yang dialami Erika selama proses reading.
"Benar-benar dikulik banget. Syukurlah dibantu tim yang oke," ujar mantan istri Gading Marten ini.
Baca Juga: Perankan Erika di A Normal Woman, Gisella Anastasia Takut Dijambak Penonton
Gisel menyadari betul bahwa sosok seperti Erika benar-benar ada di dunia nyata, produk dari tekanan dan himpitan keadaan.
"Meskipun aku enggak setuju dengan yang Erika bikin, tapi ada lho orang seperti itu," imbuhnya.
Pada akhirnya, karakter Erika yang diperankan Gisel menjadi salah satu pilar kekuatan film A Normal Woman.
Ia bukan antagonis biasa yang jahat tanpa alasan, melainkan representasi manusiawi dari bagaimana seseorang bisa mengambil jalan pintas ketika dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit.
"Yang menarik di film ini, semua karakternya itu masuk akal. Mereka punya alasan untuk tiap tindakan," tutur ibunda Gempita Nora Marten ini.
Melalui Erika, ia berhasil menunjukkan bahwa di balik wajah seorang penjahat, seringkali ada kisah perjuangan dan kerapuhan yang tersembunyi.
Berita Terkait
-
Perankan Erika di A Normal Woman, Gisella Anastasia Takut Dijambak Penonton
-
Ambil Kesempatan dalam Kesempitan di A Normal Woman, Gisel Tak Mau Hakimi Erika
-
Sinopsis Film A Normal Woman: Hidup Sempurna Marissa Anita Digerogoti Penyakit Misterius
-
Selain A Normal Woman, Ini 5 Rekomendasi Film Marissa Anita yang Buktikan Kemampuan Aktingnya
-
Film Perang Karya Christopher Nolan 'Dunkirk' Tayang di Netflix, Tonton Sebelum Hilang!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan