Suara.com - Fitri Salhuteru menjadi saksi yang meringankan Vadel Badjideh dalam kasus asusila dengan Laura Meizani atau Lolly sebagai korban.
Namun, Fitri dengan tegas menyatakan bahwa dirinya tidak berada di posisi untuk membenarkan perbuatan Vadel.
Secara lugas, ia mengakui bahwa Vadel memang telah melakukan kesalahan.
"Saya tidak membenarkan Vadel ya, Vadel salah," ujar Fitri Salhuteru usai bersaksi dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 13 Agustus 2025.
Sosok pengusaha itu menjelaskan bahwa tujuannya datang ke pengadilan murni untuk menjawab pertanyaan penyidik berdasarkan pengetahuannya tentang Lolly, bukan untuk membela Vadel.
"Saya datang ke sini bukan untuk membenarkan apa yang sudah terjadi, tapi saya menjawab apa yang dipertanyakan oleh mereka. Yang saya tahu tentang Lolly pada saat di London, sampai pulang ke Indonesia," paparnya.
Bagi Fitri, proses hukum yang sedang dijalani Vadel adalah bagian dari konsekuensi hidup yang harus dilaluinya.
Ia memandang ini sebagai sebuah pelajaran berharga bagi Vadel untuk masa depannya.
"Ya, ini kan kehidupan yang harus Vadel lewati. Saya tidak membenarkan Vadel, dia salah ya. Sudah, mau diapain. Dia belajar hidup lah untuk ke depannya," harap Fitri Salhuteru.
Baca Juga: Hotman Paris Sentil Nikita Mirzani Jangan Banyak Drama di Sidang: Nanti Hakim Sakit Hati
Fitri juga mengungkapkan alasannya berhenti berkomunikasi dengan Lolly, setelah remaja itu tiba di Indonesia.
Menurutnya, Lolly sudah berada di bawah pengawasan keluarga besarnya di Indonesia, termasuk sang ibu, Nikita Mirzani.
"Saat Lolly udah di Indonesia, saya tidak mau berkomunikasi lagi. Karena apa? Sudah ada di negara Republik Indonesia. Banyak saudaranya, ada ibunya, gitu aja," pungkas Fitri Salhuteru.
Berita Terkait
-
Air Mata Fitri Salhuteru Menetes di Sidang Vadel Badjideh, Kirim Pesan Menyentuh untuk Lolly
-
KPK Terima Laporan Nikita Mirzani, Siap Telaah Dugaan Permainan Vonis Hakim dan Jaksa
-
Jadi Saksi untuk Vadel Badjideh, Fitri Salhuteru Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Nikita Mirzani
-
Fitri Salhuteru Jadi Saksi Meringankan Vadel Badjideh, Nikita Mirzani Kepanasan?
-
Hotman Paris Bela Jaksa Perekam Nikita Mirzani: Hakimnya Sudah Nggak Ada Kan?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV