Suara.com - Ingat dengan energi lincah dan suara khas Romaria yang dulu menghiasi layar kaca lewat lagu hit "Malu Sama Kucing"?
Setelah penantian panjang, nama yang identik dengan keceriaan masa kecil itu kini kembali menggebrak industri musik Indonesia.
Bukan lagi sebagai penyanyi cilik, Romaria menandai babak barunya sebagai musisi dewasa melalui single comeback bertajuk “Ujung Jalan”, sebuah balada emosional yang lahir dari pendewasaan dan kerinduan mendalam terhadap dunia yang membesarkan namanya.
Masa Transisi Krusial: Alasan di Balik Penantian Panjang
Banyak yang bertanya, ke mana Romaria selama ini? Keputusan untuk vakum bukanlah tanpa pertimbangan.
Seiring berjalannya waktu, ia memasuki fase transisi yang diakui cukup sulit.
Sang ayah, yang menjadi pilar penting dalam kariernya, menjelaskan bahwa ada sebuah masa di mana Romaria berada di persimpangan jalan: terlalu remaja untuk citra penyanyi cilik, namun belum sepenuhnya matang untuk membawakan lagu-lagu bertema dewasa.
"Makanya dulu sempat ditahan. Sekarang usia, karakter, dan lagunya sudah pas. Ini waktu yang tepat untuk kembali," ujar sang ayah.
Masa hening itu ternyata adalah sebuah jeda strategis untuk mematangkan identitas musik Romaria, memastikan kembalinya ia ke panggung membawa sesuatu yang otentik dan relevan.
Baca Juga: Lelah Disakiti? Mini Album Maisha Kanna Jadi Pembuktian Bahagianya Jatuh Cinta
Kekuatan Keluarga: Peran Bastian Steel di Balik Layar
Di balik keputusan besar untuk kembali berkarya, ada dukungan solid dari orang-orang terdekat.
Romaria dengan tulus mengakui bahwa dorongan terbesar datang dari keluarga, terutama sang kakak, Bastian Steel, yang lebih dulu malang melintang di industri musik.
Kehadiran mereka menjadi bahan bakar utama semangatnya.
"Papa sama Bastian (kakak) selalu ada di samping aku, nemenin ke mana-mana. Aku merasa disayang, dan itu bikin aku semangat buat balik lagi," katanya sambil tersenyum.
Dukungan tanpa syarat ini memberinya kepercayaan diri untuk menghadapi lanskap musik yang jauh lebih dinamis dan kompetitif dibandingkan era masa kecilnya.
Berita Terkait
-
Lelah Disakiti? Mini Album Maisha Kanna Jadi Pembuktian Bahagianya Jatuh Cinta
-
Ahmad Dhani Desak Revisi UU Hak Cipta: Penyanyi Harus Tetap Minta Izin Pencipta Lagu untuk Konser
-
Terima Kasih DPR, Ari Lasso Putuskan Bungkam Usai Heboh Royalti vs WAMI
-
Buka-bukaan soal Duit, Promotor Tetap Bayar Royalti Ariel untuk Konser Peterpan Lewat WAMI
-
Pendatang Baru di Indusri Musik, Tissa Biani Tanggapi Kisruh Royalti di Kalangan Musisi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV