Suara.com - Maestro sutradara Park Chan Wook, otak di balik karya fenomenal seperti Snowpiercer dan The Handmaiden, kembali dengan sebuah karya baru berjudul No Other Choice.
Film ini tidak hanya menjanjikan ketegangan khas Park Chan Wook, tetapi juga mempersatukan dua ikon sinema Korea Selatan di layar yang sama aktor legendaris Lee Byung Hun dan sang ratu layar lebar, Son Ye Jin.
Cerita berpusat pada Man Su (diperankan Lee Byung Hun), seorang pria biasa yang hidupnya adalah potret stabilitas dan kerja keras.
Selama 25 tahun, ia mengabdikan dirinya pada sebuah perusahaan kertas, meniti hari demi hari dengan dedikasi.
Dari keringatnya, ia berhasil membangun sebuah surga kecil bagi keluarganya.
Sebuah rumah yang hangat dan penuh cinta. Ia adalah pilar, seorang suami dan ayah yang telah memberikan segalanya.
Namun, fondasi hidup yang ia bangun selama seperempat abad itu runtuh dalam sekejap.
Tanpa peringatan, badai restrukturisasi perusahaan menerjang, dan Man Su terlempar ke jurang ketidakpastian ia di-PHK. Mimpi buruk setiap kepala keluarga ini menjadi kenyataan pahit baginya.
Man Su mencoba bangkit. Ia mengirim lusinan lamaran, mengetuk pintu demi pintu, namun dunia kerja yang brutal tak lagi memiliki tempat untuknya.
Baca Juga: Review Film Pretty Crazy: Romansa Unik Bercampur Tawa dan Misteri Seru!
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan keputusasaan mulai merayap masuk ke dalam jiwanya. Harga dirinya terkikis setiap kali menerima penolakan.
Di ambang kehabisan akal, sebuah pilihan terakhir yang menyakitkan muncul di benaknya menjual rumah, satu-satunya bukti nyata dari kerja keras seumur hidupnya.
Namun, ketika pilihan itu terasa buntu, Man Su mulai menyadari bahwa untuk bertahan hidup, ia mungkin harus mengambil langkah yang tak pernah terbayangkan, sebuah rencana mengerikan yang lahir dari keyakinan bahwa ia sudah tak punya pilihan lain.
Momen ini juga menjadi panggung kembalinya Son Ye Jin ke dunia film setelah vakum selama tujuh tahun.
Daya tarik proyek ini begitu kuat sehingga ia tak bisa menolaknya.
"Sejujurnya, alasan terbesarnya adalah saya ingin bekerja sama dengan Sutradara Park Chan Wook. Lee Byung Hun sudah terpilih, dan saya merasa akan menyesalinya seumur hidup jika menolaknya," ungkap Son Ye Jin dalam konferensi pers.
Berita Terkait
-
Review Film Pretty Crazy: Romansa Unik Bercampur Tawa dan Misteri Seru!
-
Sinopsis Aema Tayang di Netflix Hari ini, Pesona Honey Lee dalam Aksi Komedi
-
Dipecat dari Serikat Penulis, Park Chan-wook Tepis Isu Tak Ikut Mogok 2023
-
Ulasan Film The Noisy Mansion, Misteri di Balik Teror Bising Dini Hari
-
Tiba-Tiba Kena PHK, Lee Sung Min Cari Kerjaan Baru di Film No Other Choice
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV