- Jaja Miharja baru menerima penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto
- Jaja Miharja punya lagu tentang koruptor
- Lirik lagu Jaja Miharja tentang koruptor cukup tajam
Suara.com - Seniman legendaris Jaja Miharja kembali menunjukkan taringnya dengan menyindir para koruptor melalui sebuah lagu.
Momen tersebut terjadi di sela sesi wawancara dengan awak media di kawasan Tebet, Jakarta, pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Awalnya, para wartawan yang hadir meminta Ayah Jaja, sapaan akrabnya, untuk menyanyikan salah satu lagunya yang sudah dikenal publik.
Tanpa disangka, lelaki 83 tahun membawakan sebuah lagu ciptaannya dengan tema korupsi.
Dengan cengkok khasnya, ia pun mulai melantunkan lirik satire yang mengena tersebut di hadapan para wartawan.
"Koruptor, koruptor, sekarang pade kebingungan," senandung Jaja Miharja membuka lagu.
Ia melanjutkan dengan menggambarkan kegelisahan para pelaku tindak pidana rasuah yang tak lagi bisa hidup tenang.
"Nggak bisa tidur, mereka nggak nafsu makan," ujarnya.
Sang seniman kemudian menyentil soal penegakan hukum yang menurutnya kini sedang berjalan tanpa pandang bulu.
Baca Juga: Apa Itu Lustraksi dan Pemutihan? Cara Mahfud MD Berantas Korupsi Sebelum Hukum Mati
"Hukum dan keadilan sedang ditegakkan, kagak peduli yang punya jabatan," lantunnya dengan nada serius.
Lagu tersebut diakhiri dengan penegasan hukuman yang pantas diterima oleh para pencuri uang rakyat.
"Kalau korupsi ya disidang, kalau terbukti ya dijebloskan," kata Jaja Miharja.
Ia lantas menutup lagunya dengan sebuah kalimat tanya yang langsung dijawabnya sendiri, seolah memberi penekanan akhir.
"Ke mana? Ke penjara," pungkasnya yang disambut riuh awak media.
Sentilan Jaja Miharja ini disampaikan tak lama setelah dia menerima penghargan dari Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 25 Agustus 2025.
Berita Terkait
-
Boni Hargens: Prabowo Percaya Penuh Kapolri, Polri Jadi Garda Depan Berantas Penyelundupan
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang
-
Sinopsis The King's Warden, Film Terlaris ke-2 di Box Office Korea
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin
-
Review Ready or Not 2: Ketegangan Tanpa Henti tapi Tetap Bikin Tertawa
-
Review Golden Job: Misi Terakhir yang Berujung Pengkhiantan, Malam Ini di Trans TV
-
Buntut Tamara Bleszynski Tak Dampingi Teuku Rassya di Pelaminan, Mantan Suaminya Dihujat
-
Tak Dilibatkan Urus Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Akui Cuma Diminta Sumbangan