Suara.com - Fajar Sadboy ikut turun ke jalan saat demonstrasi menolak kenaikan tunjangan anggota DPR di Jakarta.
Kehadirannya pertama kali terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @ihsan_botks, dan seketika menjadi viral.
Dalam rekaman tersebut, Fajar terlihat disambut gegap gempita oleh para pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi salah satu garda terdepan aksi.
Euforia massa begitu besar hingga Fajar diangkat dan didudukkan di atas pundak salah seorang pengemudi ojol.
Di tengah lautan jaket hijau, sebuah momen unik pun terjadi. Seketika, ekspresi wajah melas yang menjadi ciri khasnya muncul, seolah hendak menangis.
Namun, kali ini bukan karena patah hati, melainkan diduga karena cemas dan takut terjatuh dari ketinggian.
Pemandangan kontras ini seorang Fajar Sadboy dengan wajah memelas di tengah massa yang berapi-api justru memecah ketegangan.
Orang-orang di sekelilingnya tertawa dan serentak mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka, mengubah demonstrasi yang sangar menjadi sedikit lebih humanis.
Video itu pun meledak di media sosial. Warganet tidak hanya menyanjung keberanian Fajar yang berani terjun langsung, tetapi juga memberikan beragam interpretasi kocak sekaligus mendalam pada ekspresinya.
Baca Juga: Kawal Kasus Ojol Tewas Terlindas, Praktisi Ingatkan 3 Aspek Hukum
"Tolong dijaga ya anak ini. Soalnya nggak ada lagi yang kayak gini. Unik," tulis seorang warganet, mengapresiasi keaslian Fajar.
Namun, banyak pula yang melihat wajah sedihnya sebagai simbol yang lebih besar.
"Wajahnya itu bukti kesengsaraan rakyat," komentar seorang pengguna Instagram.
Komentar satir lainnya pun bermunculan. "Disuruh suarain aspirasi rakyat, malah suarain perasaan," timpal yang lain.
"Pas banget sama ekspresinya Fajar Sad Boy. Senjatanya adalah nangis, sesuai dengan nama populer dia," tulis warganet lainnya.
Kehadiran Fajar terjadi di saat yang sangat krusial. Aksi yang dimulai sejak Senin, 25 Agustus, untuk menentang kebijakan DPR, mencapai puncaknya pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Demonstrasi hari itu dinodai oleh insiden tragis tewasnya seorang pengemudi ojol yang dilindas mobil taktis Brimob. Peristiwa ini menyulut amarah yang lebih besar, memantik solidaritas ribuan pengemudi ojol yang kemudian menyerbu beberapa markas aparat.
Berita Terkait
-
Kawal Kasus Ojol Tewas Terlindas, Praktisi Ingatkan 3 Aspek Hukum
-
Keluarga Affan: Kami Ikhlas, Tapi Tetap Menuntut Keadilan
-
Warga Jaga Warga: Pesan Inspiratif Raden Dymasius Yusuf Sitepu di Tengah Gejolak Demo
-
Demi Robohkan Pagar DPR, Massa Pendemo Kerahkan Mobil Tahu Bulat hingga Truk Fuso: Tarik!
-
Viral Toko Branded di Plaza Senayan Kosongkan Barang, Takut Penjarahan 1998 Terulang
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi