- Denny Sumargo turun langsung ke jalan untuk menyuarakan aspirasi rakyat dan mengkritik ketimpangan sosial.
- Ia menyerukan aksi damai, mengingatkan massa untuk tidak anarkis dan tetap menjaga persatuan.
- Aksi ini menuntut keadilan, termasuk pemotongan tunjangan DPR dan pengesahan UU perampasan aset koruptor.
Suara.com - Artis sekaligus mantan pebasket nasional, Denny Sumargo, turut hadir dan menyuarakan aspirasi rakyat dalam aksi demonstrasi besar-besaran yang berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Kehadiran Denny di tengah massa pendemo mengejutkan banyak pihak, karena ia dikenal sebagai figur publik yang cukup vokal namun jarang terlibat langsung dalam aksi lapangan.
Dalam orasinya yang penuh semangat menggunakan pengeras suara, Denny Sumargo menyampaikan kegelisahan yang dirasakan oleh masyarakat saat ini.
Ia menekankan pentingnya para wakil rakyat untuk mendengar langsung suara rakyat tanpa perantara, tanpa menyaring hanya sebagian.
"Rakyat sekarang tidak baik-baik aja. Kasih kesempatan mereka untuk bicara," teriak Denny dari atas mobil komando.
Ia pun menyerukan agar para pejabat berani menemui demonstran secara langsung dan mendengarkan keluhan masyarakat tanpa menghindar.
"Temui mereka dengan ksatria, dengarkan mereka. Karena kalau itu tidak dilakukan, keadaan bisa memburuk dan kita semua yang rugi," ujarnya tegas.
Dalam orasinya, Denny juga menyinggung makna kemerdekaan dan perjuangan bangsa Indonesia. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya milik mereka yang berpendidikan atau punya kekuasaan, tetapi hasil perjuangan rakyat dari berbagai kalangan yang memiliki hati dan empati.
"Negara kita dimerdekakan bukan karena hanya orang pintar, bukan karena hanya fasilitas, tapi karena kita punya orang-orang yang punya hati dan berempati," katanya disambut sorakan setuju dari para peserta aksi.
Baca Juga: Kediri Jadi Lautan Api! Kantor Bupati, DPRD Hingga Museum Dijarah dan Dibakar
Namun, Denny juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan menghindari tindakan anarkis selama aksi berlangsung. Ia secara terbuka memperingatkan massa agar tidak terprovokasi dan tetap menunjukkan sikap yang beradab.
"Tidak boleh ada SARA, tidak boleh ada merusak fasilitas umum. Oke?" serunya.
"Kita semua bangsa Indonesia, lahir di sini, kita berjuang sama-sama. Bapak-bapak yang ada di depan saya juga berjuang. Kita semua berjuang," lanjutnya.
Denny menyatakan harapannya bahwa aksi-aksi yang telah berlangsung beberapa hari ini bisa menjadi awal dari perubahan positif.
Ia menyebut bahwa suara rakyat yang disampaikan dengan cara damai memiliki kekuatan besar jika dilakukan secara konsisten dan bermartabat.
"Semoga hari ini bisa menjadi pembuka jalan untuk masyarakat menyampaikan keresahannya. Setuju?" tanyanya, yang lagi-lagi dijawab dengan antusias oleh massa.
Berita Terkait
-
Aparat Gabungan 'Sapu Bersih' Kawasan DPR, Penonton Dianggap Pendukung dan Ikut Dibubarkan Paksa
-
Publik Kritik Oknum Polisi yang Tepuk Tangan Saat Dengar Perintah Tembak di Tempat
-
Cinta Kuya Diam saat Indonesia Kacau, Padahal Dulu Aktif Galang Dana untuk LA
-
Nikita Mirzani: Kalau Demo Jadi Alasan Untuk Mencuri, Jangan Sebut Itu Perjuangan
-
Aksi Kocak Lisa Mariana Demo di Depan DPR: Gua Tiban Apa Nih Gedung?
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Laringitis, Penyakit yang Ternyata Bikin Anji Tak Bisa Bernyanyi
-
Sinopsis Sahabat Anak, Film Kak Seto yang Terancam Diboikot Usai Kasus Aurelie Moeremans
-
TRANS7 Hadirkan "Legenda Bertuah": Drama Berbasis AI Pertama di Indonesia
-
Kecewa Tak Dibela Saat Dihujat, Ayu Aulia Rahasiakan Nama Organisasi 'Binaan' Kemenhan
-
Escape Plan 2 Malam Ini: Penjara Teknologi Canggih Tempat Tahanan Dipaksa Bertarung seperti Binatang
-
Klarifikasi Adly Fairuz Soal Penipuan Calon Akpol, Bantah Ngaku Jenderal Ahmad
-
Power Rangers: Menelusuri Kembali Awal Mula Lima Remaja Pilihan Zordon, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Agatha Christie's Seven Dials: Misteri Tujuh Jam Alarm dan Kematian Gerry Wade
-
2 Tahun Meninggal, Babe Cabita Masih Ditanya soal Rate Card, Istri: Bingung Kasih Harga yang Mana
-
Series Keluarga yang Tak Dirindukan Segera Tayang, Manoj Punjabi Obrak-abrik Citra Pemain