Suara.com - Trans TV pukul 23.00 WIB malam ini akan menampilkan aksi saling bunuh antara Frank Grillo vs Gerard Butler di kantor polisi.
Bagaimana cerita selengkapnya, silakan simak sinopsis film yang disutradara Joe Carnahan dan dirilis pada 2021 itu di sini.
Copshop menghadirkan duo bintang aksi Frank Grillo dan Gerard Butler dalam sebuah pertarungan hidup mati yang berlatar belakang sebuah kantor polisi kecil.
Film ini, yang juga menampilkan penampilan memukau dari Alexis Louder, menawarkan intensitas yang mengingatkan pada film-film aksi tahun 70-an, menjadikannya tontonan wajib bagi penggemar genre yang mencari adrenalin dan plot penuh intrik.
Sinopsis: Persembunyian yang Salah dan Pertarungan Tak Terhindarkan
Kisah Copshop berpusat pada Teddy Murretto (Frank Grillo), seorang penipu ulung yang juga merupakan "fixer" politik yang terkait dengan mafia.
Dalam upaya putus asa untuk melarikan diri dari para pengejarnya, Murretto melakukan tindakan nekat: ia sengaja meninju seorang petugas polisi rookie, Valerie Young (Alexis Louder), agar ditangkap dan dikurung di kantor polisi terpencil di Gun Creek, Nevada.
Harapannya, penjara akan menjadi tempat teraman dari ancaman di luar.
Namun, rencana Murretto segera berantakan. Tanpa ia sadari, Bob Viddick (Gerard Butler), seorang pembunuh bayaran veteran yang mematikan, memiliki ide serupa.
Baca Juga: Pernah Rawat Orang Tua dan Adik, Meriam Bellina Akui Jadi Caregiver Bukan Hal Mudah
Viddick menyamar sebagai pengemudi mabuk dan dengan sengaja ditangkap, sehingga ia ditempatkan di sel yang berhadapan langsung dengan Murretto.
Situasi ini menciptakan ketegangan yang mencekam, di mana Murretto menyadari bahwa tempat persembunyiannya justru menjadi jebakan mematikan.
Viddick, dengan tenang, mengungkapkan identitas aslinya kepada Murretto, menjelaskan bahwa misinya adalah untuk menghabisi Murretto.
Kantor polisi yang awalnya dianggap sebagai tempat perlindungan kini berubah menjadi medan perang yang mengerikan.
Ketegangan semakin memuncak dengan kedatangan Anthony Lamb (Toby Huss), seorang pembunuh berantai psikopat yang juga memiliki agenda untuk Murretto.
Lamb, dengan gaya yang lebih brutal dan tanpa kompromi, menyerbu kantor polisi, mengubahnya menjadi rumah jagal yang rumit.
Valerie Young, sebagai satu-satunya petugas yang kompeten dan pahlawan wanita (dan satu-satunya wanita) dalam film thriller aksi Joe Carnahan yang ramping, kejam, dan terinspirasi tahun 70-an, terjebak di tengah baku tembak antara ketiga pihak yang mematikan ini.
Film ini dengan cerdik memainkan "double crosses," di mana penonton tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Murretto mengungkapkan kepada Young bahwa ia mencoba menyuap jaksa agung negara bagian, William Fenton, yang menolak dan akhirnya terbunuh.
Fenton telah merekam percakapan mereka, memaksa Murretto bekerja sama dengan FBI, yang membuat mafia menginginkannya mati.
Young, seorang mantan medis militer dengan kuku merah muda neon, harus menggunakan semua keahliannya untuk bertahan hidup dan mungkin menyelamatkan hari itu[1].
Ulasan: Aksi Tanpa Henti dan Karakter yang Memikat
Copshop arahan Joe Carnahan menerima ulasan yang umumnya positif dari para kritikus.
Film ini dipuji karena kecepatan aksinya dan dialog yang tajam, menjadikannya tontonan yang menyenangkan.
Salah satu kekuatan utama film ini terletak pada penampilan para pemerannya. Frank Grillo sebagai Teddy Murretto berhasil memerankan penipu licik yang terjebak dalam situasi tanpa harapan.
Gerard Butler sebagai Bob Viddick juga memukau, unggul dalam memerankan berbagai jenis penjahat.
Viddick digambarkan sebagai sosok yang tenang, metodis, namun mematikan, dengan "one-liner" yang khas.
Namun, bintang sesungguhnya dari film ini adalah Alexis Louder sebagai Valerie Young.
Kritikus memuji penampilannya sebagai petugas yang tangguh dan berpendapat bahwa ia adalah protagonis sebenarnya dari film ini.
Young digambarkan sebagai karakter yang kuat, cerdas, dan mampu menghadapi kekerasan yang terjadi di sekitarnya.
Dinamika antara ketiga karakter utama, penipu, pembunuh bayaran, dan polisi, menjadi inti dari daya tarik film ini.
Secara keseluruhan, Copshop berhasil dalam menyajikan aksi tembak-menembak yang memuaskan.
Joe Carnahan dengan ahli menciptakan adegan aksi yang intens yang membuat penonton tegang, memanfaatkan setiap sudut kantor polisi untuk menciptakan adegan tembak-menembak akrobatik.
Kehadiran Toby Huss sebagai Anthony Lamb juga menambahkan lapisan kekacauan dan kegilaan, dengan beberapa kritikus menyebutnya sebagai ancaman yang sebenarnya menakutkan, yang membawa keributan yang nyata.
Copshop adalah pengalaman sinematik yang mendebarkan dan memuaskan yang memberikan pukulan dari awal hingga akhir.
Berita Terkait
-
Pernah Rawat Orang Tua dan Adik, Meriam Bellina Akui Jadi Caregiver Bukan Hal Mudah
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video September 2025, Confidence Queen Paling Ditunggu
-
Sinopsis The Truth About Jussie Smollett? Menguak Kebohongan Dipukuli karena Gay
-
Ride On: Surat Cinta Emosional Jackie Chan untuk Dunia Stunt dan Penggemar, Malam Ini di Indosiar
-
Dragged Across Concrete:Ketika Moralitas Memudar di Bawah Aspal Kejahatan, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
5 Alasan The King's Warden Meledak di Box Office Korea, 9 Juta Penonton dalam 27 Hari
-
Drama KPK Kejar Kakak Fairuz A Rafiq, Berakhir Gara-Gara Mobil Lowbat
-
Review Film Hoppers Hadirkan Visual Estetik dengan Pesan Lingkungan Menohok
-
Adab Nathalie Holscher saat Doa di Depan Ka'bah Bikin Geram: Doa atau Konten?
-
Trailer Children of Heaven Versi Indonesia Dirilis, Ceritanya di Semarang era 80-an
-
Gaya Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim Diadu dengan Sherly Tjoanda: Old Money vs OKB
-
Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?
-
Game of Thrones Bakal Dijadikan Film , Kisah Aegon I Siap Diangkat ke Layar Lebar
-
Uncharted: Tom Holland dan Mark Wahlberg Kejar Harta Karun US$5 Miliar, Sahur Ini di Trans TV
-
The Courier (2019): Olga Kurylenko Jadi Brutal Lawan Gary Oldman, Malam Ini di Trans TV