- Denny Cagur pastikan tunjangan rumah Rp 50 juta per bulan berlaku untuk satu tahun saja
- Denny Cagur menegaskan uang itu memang disiapkan untuk anggota DPR
- Demonstrasi tolak tunjangan anggota DPR sampai berujung kerusuhan di beberapa kota di Indonesia
Suara.com - Artis yang kini menjabat anggota DPR Denny Cagur menjelaskan bahwa tunjangan rumah anggota dewan senilai Rp50 juta per bulan diberikan selama satu tahun.
"Kan sudah dijelasin sama Pak Wakil Ketua, bahwa itu hanya satu tahun untuk masa lima tahun. Jadi disampaikan dalam bentuk dicicil selama satu tahun untuk (biaya) sewa selama lima tahun," kata Denny Cagur kepada awak media dalam tayangan YouTube Insertlive, Rabu, 3 September 2025.
Tunjangan tersebut diberikan mulai Oktober 2024 hingga Oktober 2025. Setelah itu, anggota DPR tak akan mendapat tunjangan rumah lagi.
Pernyataan ini sekaligus menanggapi kritik yang menyebut para anggota DPR hidup berlebihan dengan fasilitas mewah.
Denny menegaskan bahwa tunjangan perumahan memang diperuntukkan bagi semua anggota dewan, termasuk dirinya.
"(Saya) pakai tunjangan? Kan semuanya dapat, memang disiapkan untuk anggota gitu," ungkap lelaki 48 tahun tersebut.
Meski begitu, penjelasan Denny belum sepenuhnya meredam kritik publik. Pasalnya, tuntutan utama para demonstran bukan hanya soal transparansi penggunaan tunjangan, melainkan pembatalan penuh kebijakan tersebut yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi rakyat.
Seperti diketahui, gelombang aksi demonstrasi sejak pekan lalu dipicu oleh rencana DPR mengalokasikan tunjangan bulanan anggota DPR, termasuk tunjangan perumahan Rp50 juta untuk tiap anggota.
Isu ini mencuat di saat situasi ekonomi masyarakat sedang sulit, sehingga memicu kemarahan dan aksi turun ke jalan.
Baca Juga: Adies Kadir Dinonaktifkan, Golkar: Otomatis Tak Dapat Gaji dan Tunjangan
Selain menolak tunjangan DPR, massa aksi juga mendesak agar pemerintah bersama parlemen segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
Regulasi tersebut dinilai penting sebagai instrumen pemberantasan korupsi dan untuk memastikan uang rakyat tak disalahgunakan pejabat.
Di berbagai titik unjuk rasa, mahasiswa hingga kelompok masyarakat sipil kompak menyuarakan kekecewaan. Isu ini juga merembet ke media sosial, di mana tagar bubarkan DPR sempat bertengger di trending topic.
Berita Terkait
-
Para Pencari Tuhan Kembali Kasih Sindiran Menohok, Bandingkan Gaji Guru dan Anggota DPR
-
Kaleidoskop DPR 2025: Dari Revisi UU Hingga Polemik Gaji yang Tuai Protes Publik
-
Harga Cabe Gendot dan Tingkat Kepedasannya, Resep Paling Banyak Dicari Selama 2025
-
MKD Jelaskan Pertimbangan Adies Kadir Tidak Bersalah: Klarifikasi Tepat, Tapi Harus Lebih Hati-hati
-
Absensi Rapat DPR Jadi Polemik: Adian PDIP Pasang Badan, Gaji Tak Boleh Dipotong
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Doktif Puas dr Richard Lee Ditahan: Akhirnya Kebenaran Terungkap
-
Napak Tilas Penuh Emosi, Para Pemain Danur: The Last Chapter Kunjungi Bandung Sebelum Film Tayang
-
Innalillahi, Donny Fattah Bassist God Bless Meninggal Dunia
-
Ini Alasan Polisi Menahan dr Richard Lee
-
Dokter Richard Lee Akhirnya Dijebloskan ke Sel Tahanan Malam Ini
-
Selebgram Erika Octavian Dimasukkan ke RSJ oleh Suami Sendiri
-
Wulan Guritno Syok! Sekolah di NTT Tak Punya Toilet Layak, Siswi Harus Tahan Malu dan Haus
-
Firdaus Oiwobo Ultimatum Iran dan Israel Hentikan Perang: Kalau Tidak Saya Kirim Senjata Ini!
-
Catat Rekor, Kirana Larasati Waswas Lawan Arus di Kedalaman 127,8 Meter
-
Pendukung Reza Pahlevi Rayakan Kematian Ali Khamenei dengan Turun ke Jalan dan Minum Alkohol