Suara.com - Aktor Fedi Nuril turut angkat bicara mengkritik tajam pernyataan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, yang dinilai merendahkan profesi guru.
Selain itu Fedi mengisyaratkan rendahnya komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan para guru.
Melalui akun Twitter-nya, bintang film Ayat-Ayat Cinta itu menyuarakan keprihatinannya dan mengaitkan ucapan sang menteri dengan masa depan gaji para pendidik di Indonesia.
Fedi menyoroti langsung kalimat Menag yang viral, di mana guru disarankan untuk tidak berorientasi pada uang.
"Ketika seorang Menteri sudah berucap, 'kalau mau cari uang, jangan jadi guru. Jadi pedagang, lah'," cuit Fedi Nuril, mengawali utasnya.
Bagi Fedi, ucapan seorang menteri ini adalah sinyal pesimistis.
Aktor 43 tahun ini menafsirkan pernyataan tersebut sebagai pertanda bahwa harapan untuk melihat peningkatan gaji guru di bawah pemerintahan saat ini sangat tipis.
"Gue merasa kemungkinan rezim Prabowo untuk memberikan gaji yang layak kepada para guru di Indonesia sangat kecil," imbuhnya, menyuarakan pandangan politiknya.
Fedi pun menutup kritiknya dengan sebuah penegasan yang kuat: "Tujuan mulia bukan berarti tidak pantas dapat gaji yang layak."
Baca Juga: Guru Besar Musni Sebut Tak Ada Gunanya Pecat Uya Kuya, Sahroni Hingga Nafa Urbach
Awal Mula Polemik dan Klarifikasi Menteri Agama
Pernyataan yang memicu polemik ini dilontarkan Menag Nasaruddin Umar saat membuka kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Dalam pidatonya, Nasaruddin menyebut guru sebagai profesi mulia yang tujuannya bukan mencari kekayaan.
"Menjadi guru itu mulia sekali... Maka itu, jangan ikut-ikutan terhadap para pedagang yang memang tujuannya mencari uang. Kalau mau cari uang jangan jadi guru, jadi pedaganglah," ucap Nasaruddin dalam rekaman yang beredar.
Setelah menuai pro dan kontra yang luas dan kritik dari berbagai kalangan, termasuk Fedi Nuril, Menteri Agama Nasaruddin Umar segera menyampaikan permohonan maaf.
Ia mengakui bahwa potongan pernyataannya telah menimbulkan penafsiran yang keliru dan melukai perasaan para guru.
Berita Terkait
-
Fedi Nuril Sentil Menkomdigi Meutya Hafid Soal TikTok Matikan Fitur Live Sukarela
-
Fedi Nuril Sorot Skenario Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni Hingga Uya Kuya: Penting Nih!
-
Hilangnya Fedi Nuril Tuai Kekhawatiran, Dulu Dapat Ancaman gegara Doyan Komentari Prabowo
-
Hasan Nasbi Mundur dari Jubir Presiden, Ingat Lagi Kritik Pedas Fedi Nuril
-
Fedi Nuril Merasa Aneh Bakal Dijauhi Produser Film Bila Sering Kritik Pemerintah
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Diajak Main Film, Kegigihan Barista Disabilitas Pukau Baim Wong
-
Bikin Mikir Keras! Teori Arti Nomor Seragam Napi di Film Ghost in the Cell
-
Viral Nenek Aniaya Cucu hingga Tewas, Tak Dibenarkan tapi Dikasihani
-
5 Rekomendasi Drakor Tema Monarki Konstitusional, Perfect Crown Jadi Trending
-
Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung
-
Viral Gadis Kelas 2 SMA dari Luar Kota Datangi Rumah Pacar, Ternyata Sudah Beristri dan Anak
-
3 Point Kronologi Ruben Onsu Diduga Kena Tipu Miliaran Rupiah Gara-Gara Bisnis Mukena
-
4 Drama Korea Thriller 2026 yang Siap Bikin Tegang dari Awal sampai Akhir
-
Proud Mary: Pembunuh Bayaran Berubah Jadi Pelindung, Malam Ini di Trans TV
-
Baim Wong Libatkan Ratusan Warga Lokal di Film Semua Akan Baik-Baik Saja