- Nana Mirdad mengkritik pemerintah Bali soal penanganan banjir.
- Minimnya antisipasi pemerintah membuat warga cemas setiap hujan turun.
- Banjir parah jadi bukti lemahnya tata kota dan drainase.
Suara.com - Aktris Nana Mirdad kembali bersuara lantang soal banjir yang melanda Bali.
Melalui Instagram Story pada Selasa, 16 September 2025, istri aktor Andrew White itu menyoroti peran pemerintah daerah, khususnya Gubernur Bali, usai hujan deras pada Senin, 15 September 2025 kembali membuat sejumlah wilayah terendam.
Dalam unggahannya, Nana membagikan video situasi banjir sembari mengkritisi minimnya langkah antisipasi.
Dia menilai curah hujan kali ini tidak terlalu tinggi, namun dampaknya sudah cukup parah.
"(Kondisi banjir) kemarin dengan curah hujan yang cuma segitu-segitu aja," tulis Nana Mirdad.
Perempuan 40 tahun tersebut lantas menyentil langsung Gubernur Bali, I Wayan Koster dengan menandai akun Instagram sang pejabat.
"Pakkk @kostergubernurbali Bali sedang tenggelam ini pak.. Pembersihan pun belum maksimal padahal kemarin berhari-hari terang. Kebanyakan juga pembersihan itu dilakukan warga dan volunteer," tutur Nana.
Ibu dua anak ini menambahkan, kondisi banjir yang terus berulang telah membuat masyarakat merasa cemas setiap kali hujan turun.
Dia meminta agar pemerintah tidak tinggal diam dan segera memberikan solusi nyata.
Baca Juga: 18 Orang Meninggal, Sheila Marcia Semprot Pembuat Video Lucu Banjir Bali
"Dengan penuh hormat, satu Bali lagi khawatir-khawatirnya nih pak sampai susah tidur kalau hujan.. Tenangin rakyat dulu tolong Pak.. Solusi kita apa pak?" tegasnya.
Unggahan ini menuai perhatian publik, mengingat beberapa hari sebelumnya Nana juga sempat menyinggung soal peran pemerintah dalam mengelola pajak dan infrastruktur.
Menurutnya, banjir yang makin parah setiap tahun adalah bukti lemahnya penanganan tata kota dan sistem drainase.
Diketahui, hujan deras yang mengguyur Bali sejak Senin malam memicu banjir di beberapa titik, termasuk Denpasar dan sekitarnya.
Genangan membuat akses jalan terganggu, sementara sebagian warga harus mengevakuasi barang-barang berharga mereka.
Banjir kali ini menambah daftar panjang bencana hidrometeorologi di Bali dalam sepekan terakhir.
Berita Terkait
-
Rizky Ridho Ngamuk? Strategi Diving Bali United Kacaukan Skenario Persija Jakarta
-
Bali Diterjang Banjir, Bagaimana Nasib Jaringan XLSMART? Ini Update Terbarunya
-
Polda Bali Resmi 14 Orang karena Dicap Perusuh Demo Agustus, 4 di Antaranya Masih Anak-anak
-
Gara-gara Rumput JIS, Rizky Ridho Harus Belajar Ilmu di Luar Kebiasaan
-
Rahasia Ruang Ganti Persija Selamat dari Keganasan Bali United
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987