- Marsha Timothy, Ariyo Wahab, Revaldo, dan sutradara Mouly Surya hadir langsung di screening Tukar Takdir di XXI Empire Yogyakarta.
- Mouly Surya mengungkap bahwa Tukar Takdir menggabungkan investigasi tragedi pesawat dengan drama emosional tentang luka, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan takdir.
- Para pemain, termasuk Marsha dan Ariyo, berbagi pengalaman mendalami karakter mereka—dari merasakan duka mendalam hingga mempelajari teknis dunia penerbangan demi peran yang autentik.
Suara.com - Marsha Timothy, Ariyo Wahab, Revaldo dan sutradara Mouly Surya mengejutkan penggemar dengan hadir di screening film "Tukar Takdir" di Empire XXI Yogyakarta pada Selasa (7/10/2025).
"Bagaimana filmnya? Bagus nggak?" sapa Ariyo Wahab kepada ratusan penonton yang memenuhi Studio 4. Serentak, penoton membalas sapaan tersebut dengan antusias.
Pada momen tersebut, Mouly Surya yang merupakan penulis "Tukar Takdir" turut menceritakan proses di balik layar pembuatan film berdurasi hampir dua jam itu.
Untuk film ini, Mouly menggabungkan elemen investigatif seputar tragedi kecelakaan pesawat dengan kisah emosional yang menelusuri jejak luka batin para tokohnya.
"Melalui film 'Tukar Takdir', saya mengeksplorasi bentuk yang belum pernah saya jelajahi sebelumnya tentang bagaimana sebuah petaka pesawat ditampilkan di depan layar," ungkap Mouly.
"Film ini membutuhkan kematangan teknis untuk memberikan hasil yang maksimal. Di luar proses investigasi dan petaka pesawatnya, 'Tukar Takdir' juga berbicara tentang berdamai dengan luka, duka, kehilangan, dan takdir," sambungnya.
Marsha Timothy yang berperan sebagai seorang istri kehilangan suami akibat kecelakaan pesawat mengaku ikut bisa merasakan duka mendalam dari karakter yang dimainkan.
"Memerankan seorang istri yang suaminya meninggal dalam petaka pesawat tentu saja meninggalkan duka mendalam untuk Dita, karakter yang saya perankan," sambung Marsha Timothy.
Istri Vino G Bastian itu melanjutkan dengan bangga, "Namun, Dita memilih mengolah duka itu menjadi perjalanan yang mengantarnya bertemu dengan sesama keluarga korban, dan memaknai kembali hidup, serta apa yang bisa ia lakukan setelahnya."
Baca Juga: Nicholas Saputra Bikin Penonton Histeris di Drama Musikal Rangga & Cinta Synchronize Fest
Sementara Ariyo Wahab turut berbagi bagaimana dirinya harus belajar tentang pesawat terbang demi mendalami karakter Purwanto, seorang petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Peran yang aku mainkan di film 'Tukar Takdir' ini mengharuskan tahu tentang teknis pesawat terbang," pungkas Ariyo Wahab.
Sekilas tentang Film 'Tukar Takdir'
Setelah selamat dari kecelakaan tragis pesawat Jakarta Airways 79 yang merenggut 132 nyawa, Rawa (Nicholas Saputra), seorang programmer IT, terpaksa menghadapi kenyataan pahit sebagai satu-satunya penumpang yang bertahan hidup.
Trauma dan rasa bersalah membayangi langkahnya, terlebih ketika ia bertemu Dita (Marsha Timothy), seorang notaris yang kehilangan suaminya dalam insiden yang sama.
Pertemuan mereka bukan sekadar kebetulan. Dita mengetahui bahwa suaminya, Raldi, bertukar kursi dengan Rawa sesaat sebelum pesawat lepas landas—sebuah keputusan kecil yang mengubah takdir besar.
Amarah dan luka Dita menjadi titik awal dari perjalanan emosional yang membawa mereka menyusuri jejak tragedi, menyibak pertanyaan, dan menuntut keadilan dari pihak maskapai.
Di sisi lain, Rawa juga menjalin hubungan dengan Zahra (Adhisty Zara), putri dari sang pilot yang turut menjadi korban.
Ketiganya terhubung oleh satu peristiwa di udara, namun masing-masing harus menapaki jalan berbeda untuk berdamai dengan takdir yang telah ditukar.
Disutradarai oleh Mouly Surya dan diadaptasi dari novel laris karya Valiant Budi, Tukar Takdir menghadirkan genre baru dalam perfilman Indonesia: drama petaka pesawat yang sarat emosi dan refleksi.
Film ini merupakan kolaborasi antara Starvision, Cinesurya, dan Legacy Pictures, dan sudah tayang di bioskop seluruh Indonesia sejak 2 Oktober 2025 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Pesan Risol Bu Tatu, Influencer Kaget Dapat Versi KW
-
Viral, Bule Ngamuk Bawa Parang karena Terganggu Suara Tadarus Musala
-
Profil Piche Kota, Jebolan Indonesian Idol Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur
-
Thariq Halilintar Salat Tarawih Sambil Gendong Anak Tuai Pro Kontra, Bagaimana Hukumnya?
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Review Marty Supreme, Film dengan 9 Nominasi Oscar yang Siap Tayang di Bioskop Indonesia
-
Sony Pictures Siap Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Jadi Produser